Survei Lingkaran Survei Indonesia pimpinan Denny JA memaparkan pemilu 2014 akan menjadi momen pertarungan partai Golkar dan PDIP. Kedua partai ini dinilai paling berpotensi menduduki pemerintahan di tahun ini.
"Untuk 2014 sendiri, ada 2 partai besar yang bertarung sengit, yakni Golkar dan PDIP dimana pada survey kami di Januari 2014, Golkar elektabilitasnya mencapai 18,3 persen dan PDIP 18,2 persen," kata peneliti LSI, Adjie Alfaraby, dalam jumpa pers survei dengan tema '2014: Pemerintahan Golkar atau Pemerintahan PDIP' di kantor LSI, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jaktim, Minggu (2/2/2014).
Survei ini dilaksanakan pada 6 hingga 16 Januari 2014 pada 1.200 responden. Responden ini diambil menggunakan metode multistage random sampling dengan pola wawancara tatap muka. Para responden ini diambil perwakilan dari 33 propinsi di Indonesia dengan margin of error 2,9 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Golkar harus tetap waspada," sambungnya.
Berdasarkan hasil survei tersebut, diprediksi capres seperti Wiranto, Hatta Rajasa, dan para peserta konvensi hanya akan memperebutkan 20 persen suara masyarakat. Peta perpolitikan itu pun sangat besar dipengaruhi oleh restu Megawati pada Jokowi sebagai capres.
"Jika Jokowi tidak dicapreskan persaingan ketat terjadi antara Mega, ARB, Prabowo. Jika Jokowi nyapres, dukungannya mencapai 22-35 persen disusul oleh ARB dan Prabowo," ungkapnya.
Berikut hasil survei Lingkaran Survei Indonesia:
1. Golkar: 18,3 persen
2. PDIP: 18,2 persen
3. Gerindra: 8,7 persen
4. P. Demokrat: 4,7 persen
5. Hanura: 4,0 persen
6. PKB: 3,7
7. PPP: 3,6
8. PAN: 3,3
9. PKS: 2,2
10 Belum memutuskan: 30,1 persen. (mnb/gah)











































