Awan panas Gunung Sinabung menerjang apapun. Belasan orang tewas. Desa terdekat dengan puncak rusak parah.
Dampak awan panas sangat terasa di Desa Sukameriah, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Jarak desa ini dengan puncak hanya 2,5 km. Saat awan panas meluncur, Sabtu (1/2) kemarin, sebagian orang tidak siap.
Berdasarkan data BNPB, awan panas terdiri dari material debu hingga blok bersuhu lebih dari 700 derajat celcius. Melaju dari puncak dengan kecepatan di atas 100 km per jam. Warga hanya memiliki waktu 2 sampai 3 menit untuk menghindar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim SAR dari Basarnas, TNI AD, polisi, dan PMI sempat menyisir Desa Sukameriah. Mereka tidak menemukan korban dan buru-buru balik kanan karena situasi belum stabil. Sinabung, salah satu gunung teraktif di dunia itu masih erupsi. Berikut kerusakan-kerusakan akibat awan panas yang 'mengerikan' tersebut.
1. Desa Bak Padang Pasir Gersang
|
Foto: Andi Siahaan/detikcom
|
2. Pohon Tinggal Batang
|
|
3. Motor Rusak
|
|
4. Jalanan Tertutup
|
|
Halaman 2 dari 5











































