"Desa-desa yang tergenang seperti banjir pekan lalu. Ketinggian banjir sekarang beda-beda, ada yang selutut, ada yang 1 meter, ada juga yang 1,5 meter," ujar anggota BPBD Kabupaten Pekalongan, Adnan saat dihubungi detikcom, Minggu (2/2/2014).
Adnan mengatakan, desa-desa yang tergenang di antaranya Karangjumbo, Jeruk Sari, dan Mulyorejo di Kecamatan Tirto. Di kecamatan ada 7 desa yang terendam. Sedangkan di Kecamatan Wiradesa meliputi Desa Pecakaran, Wonokerto, Sanggrahan, dan Pegiringan Alit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jalur Pantura di Pekalongan juga tidak luput dari genangan banjir. Namun menurutnya, genangan banjir tidak memutus jalur tersebut. Kendaraan masih dapat melintas.
Jalur yang sempat terputus karena tertimbun longsor tadi malam adalah jalur yang menghubungkan Banjarnegara dan Pekalongan. Namu jalur tersebut pagi ini juga sudah kembali dapat dilalui.
"Warga sudah banyak yang mengungsi. Kami dari BPBD punya dua perahu karet juga sudah di lapangan sejak semalam melakukan evakuasi warga. Dapur umum juga sudah didirikan untuk membantu warga," tutur Adnan.
(rmd/sip)











































