Wakil Komandan Satuan Tugas Nasional (Wadan Satgasnas) Penanggulangan Bencana Erupsi Sinabung, Brigjen TNI Andogo Wiradi menyatakan, sebenarnya selama ini sudah banyak dipasang spanduk larangan pada titik strategis.
"Sudah dipasang di banyak tempat. Mungkin masih kurang, maka besok kita tambah seratus spanduk lagi," kata Andogo kepada wartawan Sabtu (1/2/2013) malam di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain spanduk, sebenarnya di setiap jalur utama menuju desa-desa yang termasuk zona bahaya, sudah ditempatkan personel TNI maupun Polri. Namun, kata Andogo, para korban ini masuk ke lokasi melalui jalan-jalan kecil bersama warga yang tidak dijaga.
"Menjaga semua jalan masuk yang kecil-kecil itu, wah, bisa membutuhkan hampir seribu personel," kata Andogo.
Yang terpenting, kata Andogo, selama Gunung Sinabung berstatus awas, maka warga dilarang masuk ke zona bahaya hingga radius lima kilometer.
(rul/rmd)











































