Wakil Komandan Satuan Tugas Nasional (Wadan Satgasnas) Penanggulangan Bencana Erupsi Sinabung, Brigjen TNI Andogo Wiradi menyatakan, berdasarkan laporan warga kemungkinan ada korban yang lain.
"Tetapi kita tidak bisa memastikan berapa, sebelum ditemukan. Jadi besok akan dilakukan pencarian lagi," kata Andogo kepada wartawan Sabtu malam di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).
Mengenai waktu evakuasi, Andogo yang juga Kepala Staf Kodam (Kasdam) I/Bukit Barisan menyatakan, waktunya akan ditentukan merujuk pada rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Jika situasi gunung dipandang tidak kondusif, maka evakuasi menunggu waktu yang kondusif sehingga menimbulkan korban yamg baru.
Sebanyak 14 orang tewas dan 3 lainnya mengalami luka bakar terkena semburan awan panas Gunung Sinabung sekitar pukul 10.30 WIB. Jenazah mereka ditemukan di Desa Suka Meriah, Kecamatan Payung, Kabupaten Karo.
(rul/rmd)











































