"Sekarang sudah mulai tender, awal Maret nanti mulai cetak," ujar Nuh di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (1/2/2014).
Nuh mengungkapkan tidak mau mengulangi hal yang sama seperti tahun lalu, yakni keterlambatan pencetakan soal. Untuk itu, untuk tahun ini proses pencetakan dibagi menjadi delapan regional.
"Tahun ini kita mulai dengan 8 region, tender sudah banyak yang mendaftar. Sehingga kita lebih leluasa untuk memilih," jelasnya.
Mendikbud menegaskan telah melakukan blacklist terhadap PT Galia. PT Galia adalah salah satu perusahaan yang menang tender pencetakan soal UN tahun lalu, tapi terlambat pengerjaannya.
Untuk menghindari kesalahan seperti tahun lalu, M Nuh menargetkan proses pencetakan selesai pada bulan Maret. Selanjutnya, pada awal April semua soal sudah sampai ke tingkat provinsi.
"Pokoknya awal April soal sudah masuk ke provinsi. Khusus daerah terpencil, awal April langsung kita distribusikan," tegasnya.
Seperti diketahui, pelaksanaan UN SMA tahun lalu sempat terkendala karena keterlambatan pencetakan soal oleh PT Galia. Sehingga, UN di 11 provinsi terpaksa harus diundur dan tidak dilaksanakan serentak.
(kha/ndr)











































