"Banjir bandang terjadi di Desa Ngantang, Kecamatan Pujon, Kab. Malang Jawa Timur pada Jumat pukul 19.32 WIB. Di beberapa desa di Kecamatan Pujon juga terjadi longsor," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Sabtu (1/2/2014).
Selanjutnya, longsor kurang lebih 10 meter terjadi di Dusun Talasan Desa Sukomulyo pada pukul 17.30 WIB. Longsor ini menutupi sebagian jalan provinsi Pujon-Ngantang sehingga lalu lintas diberlakukan sistem buka tutup namun jalan masih bisa dilalui.
Pada pukul 17.45 WIB, jembatan Dusun Kedungrejo arah ke Desa Bendosari Kecamatan Pujon terputus. Dalam insiden ini, seorang operator yang sedang memperbaiki ekscavator di aliran sungai hanyut terbawa air dan saat ini belum ditemukan. Identitas operator tersebut belum diketahui.
Sungai Konto di Dusun Tretes Ngepre kemudian meluap ke Jalan Raya Pujon-Ngantang pada pukul 17.55 WIB. Akibatnya, lalu lintas lumpuh total.
"Banjir bandang dan longsor mengakibatkan akses jalan Malang-Kediri lumpuh dan ditutup sementara termasuk memutus akses jalan Batu-Pujon serta hanyutnya jembatan utama di perbatasan Pujon-Ngantang, yang memutus akses utama Pujon-Ngantang dan arah Kediri Jombang," kata Sutopo.
Selain banjir bandang di Malang, Kabupaten Situbondo juga dilanda banjir bandang dari Gunung Ringgit. Akibat banjir tersebut, jalan Pantura Surabaya-Banyuangi sementara ditutup dan rumah dari kurang lebih 1.100 KK terendam
BNPB juga melaporkan evakuasi korban longsor di Kabupaten Jombang masih dilanjutkan. Hingga saat ini, total korban 16 orang di mana 2 orang selamat, 12 orang meninggal dunia dan, 2 orang masih tertimbun longsor.
BPBD Provinsi Jatim, bersama BPBD kabupaten, TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, relawan, dan masyarakat melakukan penanganan darurat. Masyarakat diimbau terus waspada karena BMKG memprediksi hujan sangat tinggi berpotensi terjadi Jatim bagian utara pada bulan Februari 2014.
(mok/mok)











































