"Bagi kita, ini hal positif karena DPR akan segera mempercepat pembahasan BPHI 2014. Saat ini masuk masuk dan sudah diagendakan untuk dibahas," ungkap Anggito seusai acara launching buku 'Tangan Tak Terlihat dan Menjemput Cahaya Hidayah' di Asrama Haji Yogyakarta di Ringroad Utara Sleman, Jumat (31/1/2014).
Dia berharap akhir bulan Februari atau sebelum para anggota DPR itu disibukkan dengan kegiatan pemilu, BPIH 2014 sudah selesai dibahas. Pasalnya, pada Maret dan April sebagian besar anggota dewan sudah disibukkan dengan kegiatan kampanye dan kembali ke dapil masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya sampai saat ini belum ada keputusan mengenai naik atau tidaknya BPIH. Meski nilai tukar rupiah terhadap dolar sudah naik.
"Ada banyak masukan yang kita terima seperti misalnya soal nilai tukar rupiah terhadap dolar. Ini menjadi bahan pertimbangan kita ke depan," katanya.
Dia menambahkan pihaknya sudah melakukan evaluasi pelaksanaan haji 2013 lalu. Salah satunya evaluasi dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan meningkat dari sisi pelayanan jamaah di Arab Saudi meningkat. Namun dari sisi ibadah ada yang menurun.
"Ke depan akan kita perbaiki lagi," ungkap dosen Fakultas Ekonomi UGM itu.
Menurut dia, pemerintah Arab Saudi pada pelaksanaan haji di tahun ini 2014/1435 H juga masih belum menambah jumlah kuota haji. Kuota haji tahun ini jumlahnya tidak berubah seperti pelaksanaan tahun lalu karena di Arab Saudi terutama di Mekah masih banyak dilakukan rehabilitasi atau perbaikan.
"Pengurangannya sekitar 20 persen. Tidak ada perubahan," pungkas Anggito.
(bgk/mok)










































