"Ditemukan di kamar nomor 118 Hotel Neo sekitar pukul 14.00 WIB," kata Kapolsek Gajahmungkur, Kompol Meiliyan Rahmadi kepada detikcom di Hotel Neo, Semarang, Jalan S. Parman, Jumat (31/1/2014).
Kamar 118 tersebut disewa oleh wanita bernama Fifin Setyoningsih (32), warga Jalan Siwalan I, Kelurahan Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan. Pukul 12.00 WIB seharusnya sudah check out, namun hingga pukul 14.00 WIB wanita tersebut tidak ada kabarnya.
"Pihak hotel kemudian mengecek kamar pukul 14.00 WIB. Di sana terdengar suara tangisan bayi dan ternyata perempuan yang menyewa kamar sudah tidak ada," tandas Kapolsek.
Selain bayi mungil tersebut, ditemukan kertas memo kecil dengan tulisan tipis dari pensil berbunyi, "Cantik aku percaya engkau akan tumbuh sehat dan cantik. Tuhan aku titipkan anakku padamu aku percaya engkau lebih baik daripada aku untuk mengasuh anak yang tdk berdosa ini. Rumah tanggaku berantakan, jika harus mengasuh aku tak mampu kel ku tak menerima semua ini. Tuhan aku percayakan semuanya padamu. God bless you".
"Ditemukan kertas dan perlengkapan bayi," pungkas Rahmadi.
Bayi seberat 3 kg itu diperkirakan masih berusia sekitar tiga sampai empat hari karena masih merah dan tali pusarnya masih basah. Saat ini bayi tersebut dirawat intensif di RS Bhayangkara Semarang.
Sementara itu pihak polisi masih menyelidiki apakah data KTP yang ditunjukkan saat check in asli atau palsu. Diketahui juga, wanita pembawa bayi itu check in lewat pihak jasa travel. Bahkan nomor telepon yang ditinggalkan di resepsionis juga tidak bisa dihubungi.
"Ada kemungkinan sudah direncanakan, dan bisa saja wanita itu bukan ibunya. Kami masih mendalaminya, semoga saja identitas di KTP-nya asli," harapnya.
(alg/mok)











































