Tolak Pindah, Ratusan Pedagang Kembali Demo DPRD Padang
Rabu, 01 Des 2004 15:30 WIB
Padang -
Ratusan pedagang yang biasa berjualan di Jalan Sandang Pangan, kawasan Pasar Raya Padang kembali melakukan aksi demonstrasi ke kantor DPRD Kota Padang, Jl. Sawahan, Rabu (1/12/2004).Di samping meminta Pemerintahan Kota (Pemkot) Padang untuk menghentikan penggusuran, mereka juga menolak dipindahkan ke tempat baru di Terminal Regional Bingkuang (TRB), sekitar 15 kilometer dari pusat kota."Kami sudah coba dagang di TRB tapi terus merugi. Jangankan untung, untuk pulang modal saja susahnya minta ampun. Kalau begitu terus kami mau makan apa?" keluh Syaiful Abidin (37) ketika ditemui detikcom di sela-sela aksi demo.Dikatakan Syaiful, kalau alasan Pemkot memindahkan mereka untuk menertibkan Pasar Raya maka mereka bersedia ditertibkan. "Tapi, kalau tetap dipaksa pindah, kita akan terus melawan," ujarnya.Ratusan pedagang yang terdiri atas pedagang sayuran dan pedagang buah tersebut mendatangi kantor DPRD Padang sekitar pukul 10.00 WIB dan bertahan sampai pukul 1.30 WIB. Di sana, melalui beberapa orang utusan mereka diterima oleh ketua DPRD Padang Hadison serta sejumlah anggota dewan lainnya.Hasilnya, para wakil rakyat tersebut berjanji akan memfasilitasi pertemuan segitiga antara Pemkot Padang, DPRD Padang dan pedagang. "Kita akan meminta Pemkot untuk tidakmelakukan tindakan apa pun terhadap pedagang sebelum pertemuan itu terlaksana," ujar Hadison.Seperti diberitakan, untuk menertibkan kawasan Pasar Raya Padang dan menunjang pengoptimalan terminal baru, Pemkot di bawah komando Walikota Padang Fauzi Bahar memindahkan ratusan pedagang ke TRB di Air Pacah. Untuk mencegah kerugian pedagang, selama satu bulan Pemkot menyediakan anggaran untuk membeli sayuran dan buah yang tidak laku.Hanya saja, kebijakan tersebut tampaknya tidak efektif. Buktinya, sejak dikeluarkan beberapa bulan lalu sampai sekarang kebijakan itu terus mendapat perlawanan dari para pedagang.
(nrl/)










































