Seorang Anggota TNI Kodam I Bukit Barisan Tertembak Polisi
Rabu, 01 Des 2004 16:50 WIB
Medan -
Seorang anggota TNI AD Kodam I Bukit Barisan ditembak pada pahanya dengan dua tembakan oleh seorang anggota Provost dari Polresta Binjai. Sehingga korban, Pratu Fatisana Mendrofa, dirawat di Rumah Sakit Putri Hijau, Medan.Korban adalah anggota satuan Artileri Pertahanan Udara Sedang (Arhanudse) 11. Ia ditembak kemarin malam, Selasa (30/11/2004) sekitar pukul 22.30 WIB di Jalan Gugus Depan Kota Binjai, sekitar 40 kilometer dari Medan.Menurut Kepala Penerangan Kodam I Bukit Barisan Letkol Art Felix Hutabarat, kepada wartawan di Pendam I Bukit Barisan, Jl. Listrik, Medan, Rabu (1/12/2004) sore, penembakan bermula dari saat korban dan dua rekannya, yakni Pratu Bazi Soki Lase dan Praka Safrudin mendatangi sebuah kedai di jalan jalan tersebut dan melihat mesin jackpot. Kemudian korban menanyakan kepada pemilik warung mengapa ada mesin jackpot di tempat tersebut dan dijawab itu sudah biasanya. Korban yang datang mengendarai sepeda motor kemudian bermaksud membawa mesin Jackpot tersebut dengan alasan diamankan ke Polresta Binjai. Kemudian tiba-tiba ada teriakan maling dan warga mengerumuni korban dan kedua rekannya yang berpakaian preman. Saat berusaha mengendarai sepeda motor korban terjatuh dan entah bagaimana kemudian ada anggota Provost dari Polresta Banjai yang melepaskan tiga tembakan. "Dua tembakan mengenai paha dan satu tembakan lagi meleset," kata Felix.Tembakan itu terdengar seorang perwira Kodim 0203 Langkat yang rumahnya di sekitar lokasi kejadian, kemudian membawa korban ke RS Putri Hijau. Berkaitan dengan kasus ini, jelas Felix, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Tritamtomo telah melakukan pertemuan dengan seluruh jajaran prajurit di Markas Arhanudse 11 untuk meminta prajurit tenang dan tidak melakukan tindakan balasan.Sementara Kapolres Binjai AKBP Bambang Waskito kepada wartawan melalui telepon seluler menyatakan sedang menangani kasus ini. "Anggota polisi bukan menembak tentara tapi menembak perampok," kata Bambang yang mengaku lupa siapa nama anggotanya yang melakukan penembakan.
(gtp/)










































