"Dia (Chairun Nisa, red) mendengar sengketa Pilkada Palangkaraya diinisasi DPP Golkar? Apakah benar?" tanya hakim anggota Alexander Marwata di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (30/1/2014).
Akil mengklaim tidak ada kongkalikong penanganan sengketa Pilkada Palangkaraya. "Itu tidak benar, itu fitnah. Saya tidak pernah berhubungan dengan sekretaris Golkar," kata Akil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hakim Alexander juga bertanya soal istilah diskon dalam Pilkada Palangkaraya yang disebut Akil dalam SMS-nya dengan Nisa. "Diskon artinya tidak bayar, untuk kepentingan umat," ujarnya.
(fdn/mad)











































