Kapolri Jenderal Sutarman meminta anggotanya menjaga keamanan masyarakat dalam pemilu. Harus dicegah intimidasi yang membuat masyarakat ketakutan dalam menggunakan hak pilihnya.
"Saya perintahkan seluruh jajaran untuk mengamankan agar menjamin masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya, untuk menghentikan bentuk-bentuk intimidasi, hindari bentuk-bentuk ketakutan di masyarakat, masyarakat dapat memberikan hak pilihnya secara jernih," jelas Sutarman dalam apel siaga di Monas, Kamis (30/1/2014).
Menurut Sutarman, dalam implementasinya akan dilakukan fungsi-fungsi di lapangan,
adapun jumlahnya 253.035 personil Polri, 23.500 personil TNI, dan instrumen lainnya 1.955.500.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutarman juga meminta agar personilnya siap menghadapi potensi ancaman. Kepolisian juga sudah mengadakan latihan-latihan di TPS dan pengamanan gedung-gedung KPUD.
"Siapkan mental dan fisik dengan landasaan moral yang tinggi, sehingga dapat menampilkan jati diri sebagai penegak hukum yang jujur," tambahnya.
Pihak kepolisian juga melakukan pengamanan logistik pemilu dan pendistribusian logistik ke TPS dan surat suara sampai ke KPPS.
"Pada pelaksanaan pemilu 2014, memerlukan perhatian serius agas masalah-masalah ini tidak akan berkembang yang nantinya akan mengganggu pemilu 2014," tutupnya.
(fan/ndr)











































