"Kalau di RT sini sejak 18 hari yang lalu belum surut-surut. Terus yang pas naek banget itu Senin malam pas hujan deres," ujar Nana (31) warga RT 02 RW 07 Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan, saat ditemui di pengungsian di bawah jalan layang Rawajati, Kamis (30/1/2014).
"Ketinggian air ada kali 150 cm, kalau warga sini belum ada yang balik rumah karena airnya belum surut," sambungnya.
Agak berbeda dengan Nana, Robert warga RT 02 RW 07 ini sempat kembali ke rumah karena banjir sudah agak surut. Namun, dirinya kembali lagi ke pengungsian karena air kiriman dari Bogor kembali menggenangi daerah mereka.
"Enggak ada hujan, abis subuh airnya naik cepet banget. Saya sendiri sudah antisipasi dari kemarin malam, jam 22.00 WIB dikasih tahu keamanan dari masjid kalau air bakal naek dan meninggalkan rumah, warga juga dikasih tauin kalau di Katulampa 200 cm, akhirnya warga yang balik ke rumah, balik lagi ke pengungsian," papar Robert.
Warga Rawajati pun kini kembali mengungsi di bawah jalan layang Rawajati. Mereka mengaku pasrah saja menerima banjir kiriman dari Bogor itu.
(dha/rvk)











































