3 Misteri Pasutri Sumono dan Supartin yang Ditemukan Gantung Diri

3 Misteri Pasutri Sumono dan Supartin yang Ditemukan Gantung Diri

Triono Wahyu S - detikNews
Rabu, 29 Jan 2014 09:14 WIB
3 Misteri Pasutri Sumono dan Supartin yang Ditemukan Gantung Diri
Jakarta - Menggemparkan! Warga Desa Talun Kecamatan Ngebel Ponorogo hampir-hampir tak percaya Sumono (35) dan istrinya, Supartin (27), nekat gantung diri. Mereka bertanya-tanya apa pasal pasutri itu mengakhiri hidup dengan cara tragis.

Sumono dan istrinya ditemukan oleh keponakannya, Subari (20), di ladang cengkeh, Selasa (28/1/2014). Sumono tergeletak tak bernyawa di bawah pohon cengkeh. Ada luka jerat di lehernya. Sedangkan Supartin masih tergantung di pohon.

Subari melaporkan kejadian itu ke warga dan aparat desa setempat. Laporan diteruskan ke polisi. Setelah diperiksa, jenazah pasutri yang sudah hidup bersama selama 10 tahun itu dimakamkan hari itu juga di TPU setempat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski telah meminta keterangan saksi-saksi dan menemukan beberapa bukti, polisi belum menyimpulkan penyebab kematian Sumono dan Supartin. Masih misterius, kenapa pasutri ini gantung diri. Berikut temuan polisi dan sekelumit cerita di balik peristiwa tragis tersebut.



1. Surat Wasiat

Ada surat wasiat di lokasi kejadian yang berjarak sekitar 200 meter dari rumah korban. Diduga kuat si penulis surat adalah Supartin. Isinya terkait ketidakrelaan Supartin ditinggal sang suami. Hanya maut yang memisahkan.

"Hasil lidik (penyelidikan) kami, surat wasiat itu memang tulisan si istri," kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Misrun, kepada detikcom di Polsek Ngebel.

AKP Misrun tak menyebutkan secara detail isi surat wasiat. Hanya disebutkan barang bukti itu masih diselidiki.

2. Seutas Tali

Tak ada yang tahu kronologi gantung diri Sumono dan Supartin. Namun diduga kuat, Sumono mengakhiri lebih dulu, baru disusul istrinya. Sebab di lokasi hanya ditemukan satu tali.

"Talinya itu cuma satu, kemungkinan melihat suaminya tewas, Bu Supartin menyusul ikut gantung diri," jelas Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Misrun.

Tali berwarna hijau itu kini dijadikan barang bukti polisi untuk mengusut kasusnya lebih lanjut. Turut diamankan pakaian korban dan surat wasiat yang diduga ditulis Supartin.

3. Keterangan Warga

Sumono dan Supartin tidak pernah terlihat cekcok. Keduanya juga tidak pernah terdengar mengeluhkan masalah ekonomi. Kehidupan mereka berjalan wajar. Sehari-hari bekerja sebagai petani dan berkebun

Karena itu, warga dan perangkat desa kaget saat mendengar kabar Sumono dan istrinya ditemukan tewas gantung diri. Tak ada yang tahu apa yang menyebabkan pasutri ini meninggal bersamaan bak Romeo dan Juliet?
Halaman 2 dari 4
(trw/tfq)


Berita Terkait