Kofi Annan Serukan Pembebasan Suu Kyi Secepatnya
Rabu, 01 Des 2004 12:20 WIB
Jakarta - Sekjen PBB Kofi Annan menyerukan pembebasan segera pemimpin oposisi Myanmar, Aung San Suu Kyi. Seruan itu disampaikan pemimpin badan dunia tersebut menyusul beredarnya kabar bahwa penahanan ikon demokrasi Burma itu diperpanjang setahun lagi oleh pemerintah militer Myanmar.Ditegaskan Annan, penahanan Suu Kyi "tidak sejalan dengan proses rekonsiliasi nasional dan demokratisasi" di Myanmar. Untuk itu Annan mendesak agar perempuan tersebut dibebaskan secepat mungkin.Demikian disampaikan juru bicara PBB, Fred Eckhard seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/12/2004). Dituturkannya, Annan yakin bahwa negara-negara ASEAN dimana Myanmar menjadi anggota, beserta negara-negara Asia lainnya juga sependapat bahwa Suu Kyi harus dibebaskan segera.Aung San Suu Kyi telah ditahan sejak Mei 2003 lalu menyusul bentrokan berdarah antara para pendukung peraih Nobel perdamaian itu dengan massa pro-pemerintah. Itu merupakan masa tahanan rumah ketiga kalinya bagi Suu Kyi sejak memulai perjuangan demokrasi pada tahun 1988 silam.Partai National League for Democracy (NLD) pimpinan Suu Kyi, belum lama ini mengungkapkan bahwa penahanan pemimpin mereka diperpanjang hingga setahun lagi. Namun pejabat-pejabat Myanmar yang dimintai konfirmasinya saat menghadiri KTT ASEAN di Laos, mengaku tidak tahu soal perpanjangan itu.NLD memenangkan pemilihan umum di Myanmar pada tahun 1990. Namun mereka tidak pernah diizinkan rezim militer untuk berkuasa. Bahkan kantor-kantor partai tersebut ditutup paksa oleh pemerintah negeri Asia Tenggara itu.
(ita/)











































