SMS Terakhir Tunangan Jefri: 'Hati-hati di Jalan'

SMS Terakhir Tunangan Jefri: 'Hati-hati di Jalan'

- detikNews
Rabu, 01 Des 2004 11:10 WIB
Jakarta - Sebelum calon suaminya, Jefri Edison Mangiri, tewas dalam kecelakaan pesawat Lion Air, Oktova Primasari sempat berpesan lewat SMS "Hati-hati di Jalan". Dia tidak menduga bahwa itu adalah SMS terakhir ke HP Jefri. Hal ini disampaikan Oktova kepada wartawan saat ditemui di rumah keluarga Jefri di Kompleks Hankam, Jl. Merak G-5, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (1/12/2004). Dia tampak terpukul dengan kematian Jefri. Keinginannya untuk menikah dengan staf di Ditjen Administrasi Bidang Hukum itu kandas. "Dari pagi kemarin, saya tidak ada firasat apa-apa. Saya pulang ke Solo baru kemarin. Saya berangkat dari Bandung menuju Yogya. Sampai di Yogya, mendung dan langit dalam keadaan gelap. Di situ saya masih sempat SMS Jefri, cuma pesan hati-hati di jalan," kata perempuan yang bekerja sebagai hakim di PTUN Bandung ini. Oktova sampai Solo pukul 16.30 WIB, Selasa (30/12/2004). "Saat saya tiba di Solo, Jefri sempat telepon, bertanya apakah saya sudah sampai belum. Saya bilang sudah. Dan cuaca buruk. Tapi, saya tidak berani nahan dia pergi, karena takut terjadi pertengkaran. Soalnya, Jefri sangat ngotot ke Solo hari itu juga. Akhirnya saya pasrah," kata lulusan Fakultas Hukum UNS ini. Oktova mengaku mengetahui pesawat Lion yang ditumpangi Jefri mengalami kecelakaan setelah ditelepon temannya, yang seorang hakim dari Bontang, Imam Santoso. "Saat itu, saya histeris dan langsung menelepon bandara, tapi gak diangkat-angkat. Telepon Jefri juga mailbox terus. Akhirnya, saya dapat kepastian dari teman-teman Jefri dan langsung berangkat ke RS-RS di Solo mengecek setiap kamar mayat," akunya. Akhirnya, Oktova menemukan jenazah Jefri di RS Yarsis. "Saat itu, kamar mayat ramai sekali. Tapi, saya melihat Jefri ada di pinggir pintu. Untung, masih dalam keadaan utuh. Saya hanya lihat dari alisnya, ada tanda cacat, baru saya yakin itu Jefri," kata Oktova yang mengenal Jefri saat sama-sama kuliah pasca sarjana di Universitas Parahyangan. Sementara itu, sampai saat ini sudah berdatangan pelayat ke rumah keluarga Jefri. Salah satu di antaranya adalah istri Menteri Hukum dan HAM, Ny Hamid Awaluddin. Sejumlah karangan buka duka cita juga sudah berdatangan. Antara lain berasal dari Dirjen Administrasi Hukum Umum. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads