Sebelum Berangkat, Pilot Lion Air Minta Kedua Putrinya Tak Nakal

Sebelum Berangkat, Pilot Lion Air Minta Kedua Putrinya Tak Nakal

- detikNews
Rabu, 01 Des 2004 10:36 WIB
Surabaya - M Dwi Mawastoro, pilot Lion Air yang meninggal dalam kecelakaan pesawatnya di Bandara Adi Sumarmo, Solo, Selasa (30/11/2004) pukul 18.15 WIB, sempat berpesan kepada kedua putrinya yang masih kecil agar tidak nakal. Namun, di luar itu, keluarga Mawastoro tidak memiliki firasat apa pun.Adanya pesan almarhum Mawastoro itu disampaikan Ardiana Prawira Dewi (5), putri sulungnya yang biasa dipanggil Ira. Pesan itu disampaikan Mawastoro sebelum berangkat kerja untuk mengemudikan pesawat yang kemudian mengalami kecelakan yang menewaskan 33 orang itu."Ira dan Dika tidak boleh nakal selama ayah kerja," ujar Ira mengulangi pesan ayahnya saat ditemui wartawan di rumahnya di Jalan Joyoboyo 86, Surabaya, Rabu (1/12/2004) pukul 10.20 WIB. Dika (3) adalah adik Ira.Ny. Marsu'i, ibu mertua korban, hanya menceritakan akhir-akhir ini korban pernah mengutarakan keinginan untuk mengangkat anak asuh. "Jadi tidak ada firasat apa pun," ujarnya.Saat ini pihak keluarga yang ada di rumah duka hanya Ny. Marsu'i dan suaminya, keduanya adalah orang tua dari isteri Mawastoro, Nani Fitrini (32). Sedang orang tua korban yang berada di Jember belum datang dan masih dalam perjalanan. Nani sendiri saat ini sedang menjemput jenazah suaminya didampingi putri bungsunya, Dika. Ia berangkat Selasa malam kemarin. Jenazah almarhum Mawastoro saat ini masih dalam perjalanan dari Solo. Jenazah diperkirakan tiba di rumah duka pukul 11.00 WIB. Setelah tiba korban akan disholatkan, dan kemudian dimakamkan di TPU Ngagel, Surabaya, sekitar pukul 12.00 WIB.Suasana rumah duka saat ini tampak ramai. Walau hujan gerimis tapi banyak pelayat yang datang untuk menyampaikan belasungkawa. Sementara itu di depan rumah para tetangga sedang mendirikan tenda untuk para pelayat. (gtp/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini