Sederet wajah selebriti dipastikan bakal terpampang di lembar kertas suara Pemilihan Umum Legislatif 2014 ini. Partai politik memasang figur seorang artis sebagai calon legislator, tujuannya untuk mendongkrak perolehan suara.
Tak bisa dipungkiri, para pesohor ini umumnya sudah mengantongi modal popularitas. Sehingga partai tak perlu kerja keras untuk mengenalkan mereka pada calon pemilih.
Hal ini diakui oleh Jane Shalimar, artis berusia 33 tahun, yang kini jadi caleg dari Partai Nasional Demokrat. Wanita berdarah Arab yang biasa dipanggil Jenny ini mengatakan, ada beberapa partai yang memang menggunakan tes untuk menjaring calegnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kan partai membutuhkan artis untuk mendongkrak suara. Tapi semua kembali lagi ke artisnya, jangan sampai salah comot ternyata public figurnya ‘kosong’, cuma mengandalkan nama saja,” kata Jane kepada detikcom, Ahad (26/1) lalu.
Berbeda dengan Jane yang mengaku, menjalani seleksi yang cukup ketat saat 'dilamar' oleh Partai Nasdem sekitar bulan Februari tahun lalu. Meski mempunyai beberapa kolega politisi dan punya track record sebagai aktris, dia tidak mendapat jalur akses khusus.
Karena itu, ia ogah jika dibilang caleg artis hanya bermodalkan popularitas tanpa kualitas. Apalagi tudingan artis yang seksi sengaja dipasangkan jadi caleg karena kecantikannya. “Enggak, itu engga ngaruh, benaran. Kalau dipilih yang cakep dan enggak ada strateginya, sama saja bohong kan. malu-maluin diri dan partai juga,” kata dia.
Ibu satu anak yang kini sedang dekat dengan cucu mantan Presiden Sukarno, Didi Mahardika, itu mengaku tak mau manja pada partai. Sebaliknya, sejak lima tahun lalu ia melakukan persiapan-persiapan agar tidak jadi bahan olok-olokan karena minus kualitas berpolitik.
Salah satunya, yakni mulai terjun ke aktifitas sosial dan politik. Misalnya menjadi relawan sosial di Dompet Dhuafa sejak 2007. Selain itu, upaya lainnya yakni menimba ilmu formal dengan mengambil kuliah Hukum di Universitas Bung Karno sejak setahun silam.
Dia juga mengaku sudah berhenti total dari dunia hiburan sejak tiga tahun lalu agar bisa fokus menuju kursi anggota dewan. Sejak itu dia banyak berlajar dan diskusi politik dengan saudaranya yang memang seorang politisi.
Pengetahuan politik juga didapat saat diskusi dengan calon mertua, Rachmawati Soekarnoputri. “ Juga diskusi sama mas Didi,” kata Jane.
“Dulu kan orang berpikir jadi caleg mah gampang, yang penting backgroundnya artis. Tapi setelah jalani sendiri, enggak bisa juga dibilang gampang, sulit memang, karena kita harus betul-betul tahu, dalam arti kata kita memperkenalkan diri dengan banyak diskusi dan ngobrol sama mereka,” katanya seraya menambahkan ia kerap ikut hadir dalam diskusi maupun pengajian kelompok majelis taklim di dapilnya.
(ros/erd)











































