"Tersangka masih kita dalami pemeriksaannya. Sementara kita juga belum bisa memeriksa istri tersangka karena belum bisa dimintai keterangan, sehingga kita belum bisa menjelaskan siapa tamu itu," kata Kasat Reskrim Polres Bekasi Kabupaten Kompol Dedy Murti kepada detikcom, Senin (27/1/2014).
Dedy mengatakan, pembunuhan sadis yang dilakukan buruh PT Mitsuba itu terjadi pada Senin 27 Januari 2014 pukul 03.30 WIB. Saat itu, istri tersangka, Ai Cucun (23) tengah tertidur lelap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat terbangun, Ai mengira suaminya itu tengah mengaduk susu untuk buah hati mereka. Namun, Ai terkejut ketika setelah matanya terbuka lebar, yang ia saksikan justru kejadian horor.
"Nggak tahunya tersangka lagi menusuk-nusuk korban," imbuh Dedy.
Ai pun spontan berteriak karena shock. Mendengar istrinya berteriak, tersangka lalu mengejar Ai. Ia lalu menghunuskan sebilah pisau ke istrinya itu sebanyak 10 kali.
"Anaknya (setelah ditusuk-tusuk) dilepas sama tersangka, lalu dia mengejar dan menusuk istrinya. Istrinya mau dibunuh juga," katanya.
Teriakan Ai juga membangunkan Cecep, adik kandung Ai yang saat itu tidur di lantai 2 rumah tersebut. Melihat Cecep, tersangka pun mengejarnya. Cecep lalu melarikan diri lewat genteng rumahnya dan melaporkan kejadian itu kepada warga.
Warga yang juga saat itu berkerumun, langsung mengepung tersangka dan melaporkannya kepada aparat kepolisian. Tersangka pun mencoba bunuh diri usai membunuh anak dan menusuk istrinya itu.
"Cuma karena badannya besar, pisaunya nggak sampai masuk ke dalam. Ada bekas tusukan di dada tersangka," pungkasnya.
Pihak kepolisian masih terus mendalami keterangan tersangka, terutama soal motif pembunuhan. Polisi juga akan memeriksa kondisi kejiwaan tersangka.
(mei/)










































