3 Jenazah di RS Yarsis Belum Diambil Keluarga
Rabu, 01 Des 2004 09:25 WIB
Solo - Seluruh jenazah korban musibah Lion Air yang berada di RS Yarsis sudah berhasil diidentifikasi. Dua jenazah terakhir yang berhasil diidentifikasi adalah Susilowati dan Dewi Suryani. Dari 15 jenazah, tinggal 3 jenazah yang belum diambil keluarganya. Informasi yang didapatkan detikcom di RS Yarsis, tiga jenazah korban yang belum diambil keluarganya adalah Teguh Purwanto (teknisi Lion Air), Agata, dan Susilowat. Sementara 12 jenazah sudah diambil pihak keluarga pada Selasa (30/11/2004) malam sampai Rabu (1/12/2004) dini hari. Dua jenazah terakhir yang teridentifikasi, yaitu Susilowati dan Dewi Suryani belum bisa diketahui umur dan alamatnya. Namun, Dewi Suryani bisa dipastikan sebagai pramugari pesawat Lion Air JT 538 yang mengalami naas itu. Sementara itu, sampai pukul 09.00 WIB, sebanyak 25 korban luka masih dirawat inap di RS Yarsis. Dari 25 korban luka itu terdapat Badar Ali, pimpinan NU Riau. Para korban luka ini sudah dimasukkan ke bangsal-bangsal. Kecelakaan pesawat Lion Air terjadi Selasa (30/11/2004) pukul 18.15 WIB di sekitar kompleks Bandara Adi Soemarmo. Pesawat jenis MD 82 berpenumpang 141 orang itu tergelincir saat akan mendarat dan membentur tiang bandara dan masuk ke sawah dan nyungsep ke pekuburan. Akibat kecelakaan ini, 31 orang tewas dan 61 orang luka.
(asy/)











































