DetikNews
Senin 27 Januari 2014, 20:27 WIB

Bupati Bogor Sebut Kerjasama dengan DKI Baru Terjadi di Era Jokowi

- detikNews
Bupati Bogor Sebut Kerjasama dengan DKI Baru Terjadi di Era Jokowi Jokowi dan Rachmat Yasin (Bilkis/ detikcom)
Jakarta - Keberadaan ratusan vila di sejumlah daerah di Bogor juga memberi dampak banjir kiriman ke Jakarta setiap tahunnya. Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Jokowi memberikan bantuan dana untuk mendukung penggusuran vila yang tak sesuai aturan pemda.

\\"Saya akan lanjutkan penertiban villa yang tanpa izin. Karena itu juga mengganggu fungsi resapan air di Bogor. Jadi karena saya tidak mau disalahkan terus dengan banjir yang ada di Jakarta, hehe,\\" kata Bupati Bogor, Rachmat Yasin usai pertemuannya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (27\/1\/2014).

Tahun ini melalui APBD 2014, Jokowi menggelontorkan dana Rp 5 miliar untuk membantu proses penggusuran 800 vila yang berdiri di sekitar Cisarua sampai Cijeruk, Kaki Gunung Salak dan kawasan kehutanan Taman Nasional Halimun Salak.

Kerjasama antara 2 daerah ini diakui Rachmat baru terjadi di zaman Jokowi. Sebelumnya Jokowi juga sudah memberikan dana hibah Rp 2,1 miliar untuk pembebasan lahan di tahun 2013.

\\"Baru pertama kali (kerja sama) dengan DKI pas pak Jokowi,\\" ungkapnya.

Rachmat mengaku akan menggusur seluruh vila yang tak sesuai izin. Ia tak peduli jika vila tersebut milik para petinggi atau pejabat negara.

\\"Saya tidak pernah melihat latar belakang pemilik. Yang saya lihat adalah mereka melakukan pelanggaran. Saya tidak pernah melihat pangkat jabatan pekerjaan,\\" ungkap Rachmat tegas.

Jokowi menilai bantuan dana yang diberikannya sebagai bentuk apresiasi langkah berani Rachmat untuk menertibkan bangunan yang berdiri di tanah yang seharusnya menjadi wilayah resapan air.

\\"Bagus. Ya kebetulan bupatinya berani. Bagus ini,\\" ujar Jokowi sambil mengancungkan jempol.

Dana tersebut akan segera dapat digunakan begitu APBD DKI 2014 sudah disetujui di Kementerian Dalam Negeri.

\\"Istilahnya mau diambil sekarang pun kalau dari APBD dan Kemendagri rampung, bisa. Yang penting proyek besarnya sudah bisa mulai,\\" pungkasnya.


(bil/gah)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed