Kopilot Lion Air Masih Kritis di RS Kasih Ibu
Rabu, 01 Des 2004 09:12 WIB
Jakarta - Sampai pukul 09.00 WIB, sebanyak 9 korban luka masih dirawat di RS Kasih Ibu, Solo. Dari kesembilan orang itu, terdapat kopilot Lion Air bernama Mr Steven Liesdek. Dia kritis dan masih berada di ICU. Informasi dari petugas RS Kasih Ibu, Nita, saat dihubungi detikcom, Rabu (1/12/2004), dari kesembilan korban luka yang dirawat di RS itu, dua orang di antaranya masih berada di ICU. Keduanya adalah Steven Liesdek dan Laura. Berikut indentitas kesembilan orang korban luka yang masih dirawat. 1. Endang Kartiksarai (27), Gebang, Masaran, Sragen2. Unita (18), Gebang, Masaran, Sragen3. Dewarta (28), Gebang, Masaran, Sragen4. Riska Rahmayana (22), Gonilan, Kartasura5. Laura (19) Tamansari, Jawa Barat 6. Wahyono (28), Banyudono, Boyolali7. Bambang Margono (52), Jl. Dr Muwardi, Surakarta8. Ana Ednita Sastrawan (2,5), Masaran, Sragen9. Mr Steven Liesdek (36), Hotel Hilton JakartaSelain Steven dan Laura, para korban sudah ditangani tim dokter dan sudah dirawat di bangsal. Sementara Steven dan Laura masih di ICU. Steven diketahui sebagai kopilot Lion Air berkewarganegaraan Belanda. Sedangkan Laura adalah penumpang. Sementara itu, Joko, petugas di ICU menyatakan, sampai pukul 09.00 WIB, Laura masih menjalani operasi di ruang operasi. Laura mengalami patah kaki kanan. Sedangkan Steven Liesdek masih berada di ICU. Steven mengalami luka di bagian kepala dan kedua tangannya patah. "Sekarang sudah mulai sadar. Luka-luka di kepalanya juga sudah dijahit. Tapi, kami masih mengkategorikannya kritis," kata Joko.
(asy/)











































