Mengenakan kemeja putih, Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 14.20 WIB. Ia disambut Walikota Jakarta Selatan Saepullah dan langsung melihat kondisi dinding rumah pompa Pengadegan yang rubuh karena tergerus air.
"Kedesak air ini. Kemarin masih bisa nahan tapi (karena) banjir jadi airnya masuk lagi. Pompanya sudah betul," kata Jokowi di lokasi, Senin (27/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jebolnya tanggul ini menyebabkan pemukiman warga terendam air sekitar 1 meter. 5 RT tergenang banjir di kelurahan ini.
Salah satu warga bernama Heri mengatakan, baru hari ini para pekerja turun untuk memperbaiki tembok tersebut.
"Baru hari ini kerjanya. Mungkin karena baru cerah, makanya baru dibangun," kata Heri.
Tanggul yang jebol tersebut kini hanya ditutupi dengan puluhan karung berisi pasir sebagai penahan air yang mengalir. Puluhan pekerja terlihat sibuk memindahkan serpihan kayu dan mengeruk pasir yang terbawa arus air dan memenuhi parit.
Dalam rumah pompa tersebut terdapat 2 pompa yang akan mengalirkan air ke Sungai Ciliwung. Hingga saat ini debit air di sungai tersebut masih tinggi.
Tak hanya mengecek tembok yang jebol, Jokowi juga membagikan beras dan buku tulis di lahan bekas SD 09 Pengadegan. Lahan ini juga yang akan dijadikan rusun untuk merelokasi warga sekitar.
(bil/nik)











































