Antisipasi Banjir, Rel di Semarang Ditinggikan

Antisipasi Banjir, Rel di Semarang Ditinggikan

- detikNews
Senin, 27 Jan 2014 14:07 WIB
Antisipasi Banjir, Rel di Semarang Ditinggikan
Semarang - Rel antara Stasiun Tawang-Alastua Semarang tepatnya di daerah Ronggowarsito sempat terendam banjir setinggi 23 cm di atas permukaan rel dan menyebabkan gangguan jadwal kereta. Untuk mengantisipasi hal serupa, PT KAI menaikkan rel sejauh 5 km di sekitar lokasi banjir.

Humas PT KAI Daop IV Eko Budiyanto mengatakan peninggian di Stasiun Tawang antara 10 cm sampai 15 cm. Sedangkan di luar Stasiun Tawang terutama di daerah Ronggowarsito akan ditinggikan 20 cm sampai 30 cm.

"Yang tergenang di Ronggowarsito. Ini nanti pengangkatan sampai Stasiun Poncol. Kira-kira 5 km," kata Eko di Stasiun Tawang, Senin (27/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengangkatan rel tersebut menggunakan alat bernama Multi Tie Temper (MTT) yang berbentuk seperti lokomotif berwarna kuning. Di bagian kanan dan kiri terdapat pengait untuk mengangkat rel. Kemudian menggunakan alat lain yaitu Profile Balas Regular (PBR), balas atau krikil di sekitar rel kembali diratakan.

"Desember lalu sudah ditinggikan 30 cm sampai 40 cm. Tahun ini yang terparah," pungkasnya.

Menurut Kepala Stasiun Tawang, Eko S Mulyanto, peninggian rel sudah dilakukan berkali-kali sejak tahun 2000-an lalu. Bahkan pagar stasiun yang dulu susah digapai sekarang hanya setinggi dada.

"Waktu saya jadi juru langsir, mau memegang bagian atas tembok saja susah, tapi sekarang sudah segini (dada). Peninggiannya sudah satu meter lebih," kata pria dengan tinggi 175 cm itu.

Jalur Stasiun Alastua-Tawang sempat terendam air saat banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Semarang. Akibatnya jadwal kereta terganggu. Bahkan ada yang sampai dialihkan dan dibatalkan.

"Ini peninggian bertahap, ini baru spoor tiga. Tapi kami mencari window time atau waktu sela saat tidak ada jadwal kereta," sambung Eko Budiyanto.

"Tapi peninggian di stasiun Tawang terbatas oleh atap, agar kontainer yang dibawa kereta peti kemas jumbo tidak mengenai atap," imbuhnya.


(alg/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads