Humas PT KAI Daop IV Eko Budiyanto mengatakan peninggian di Stasiun Tawang antara 10 cm sampai 15 cm. Sedangkan di luar Stasiun Tawang terutama di daerah Ronggowarsito akan ditinggikan 20 cm sampai 30 cm.
"Yang tergenang di Ronggowarsito. Ini nanti pengangkatan sampai Stasiun Poncol. Kira-kira 5 km," kata Eko di Stasiun Tawang, Senin (27/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Desember lalu sudah ditinggikan 30 cm sampai 40 cm. Tahun ini yang terparah," pungkasnya.
Menurut Kepala Stasiun Tawang, Eko S Mulyanto, peninggian rel sudah dilakukan berkali-kali sejak tahun 2000-an lalu. Bahkan pagar stasiun yang dulu susah digapai sekarang hanya setinggi dada.
"Waktu saya jadi juru langsir, mau memegang bagian atas tembok saja susah, tapi sekarang sudah segini (dada). Peninggiannya sudah satu meter lebih," kata pria dengan tinggi 175 cm itu.
Jalur Stasiun Alastua-Tawang sempat terendam air saat banjir melanda sejumlah wilayah di Kota Semarang. Akibatnya jadwal kereta terganggu. Bahkan ada yang sampai dialihkan dan dibatalkan.
"Ini peninggian bertahap, ini baru spoor tiga. Tapi kami mencari window time atau waktu sela saat tidak ada jadwal kereta," sambung Eko Budiyanto.
"Tapi peninggian di stasiun Tawang terbatas oleh atap, agar kontainer yang dibawa kereta peti kemas jumbo tidak mengenai atap," imbuhnya.
(alg/try)











































