"Hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku membunuh anak serta melukai istrinya adalah karena tekanan pekerjaan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (27/1/2014).
Rikwanto mengatakan Epi bekerja sebagai leader di PT Mitshuba. "Tersangka tidak bisa memenuhi target yang diminta perusahaan sehingga pelaku takut dikeluarkan oleh perusahaan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada Senin 27 Januari pukul 03.30 WIB, Epi terbangun dari tidur. Ia kemudian termenung kembali untuk memikirkan masalah yang ada di benak pikirannya itu. "Sehingga pelaku mengambil jalan pintas untuk menghabisi nyawa anaknya, serta istrinya," ujar Rikwanto.
(mei/aan)










































