Ribuan Santri Gus Yus Tahlilan di Ponpes Darus Sholah
Rabu, 01 Des 2004 07:40 WIB
Jakarta - Suasana duka menyelimuti Pondok Pesantren Darus Sholah yang terletak di Jalan M Yamin, Desa Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, Jember, Jawa Timur. Sejak Selasa malam (30/11/2004) sekitar 1500 santri tak kuasa menyembunyikan rasa dukanya, setelah mendengar kabar bahwa Yusuf Muhammad, pemilik pesantren tersebut, tewas dalam kecelakaan pesawat Lion Air jenis MD-82 dengan nomor penerbangan JT 538 di Bandara Adi Sumarmo, Solo, Selasa (30/11/2004) pukul 18.15 WIB. Mereka terus melakukan tahlilan, baik di masjid yang berada di dalam kompleks maupun di rumah induk.Dari pemantauan detikcom di Pondok Pesantren Darus Sholah, Jember, selain tahlilan, beberapa santri tampak hilir mudik mempersiapkan kedatangan Gus Yus yang diperkirakan tiba pukul 10.00 WIB. Kerumuman selain terjadi di Masjid, juga di rumah induk dan halaman pesantren. Tampak beberapa santri terlihat membaca koran yang terbit pagi ini memberitakan seputar kecelakaan tersebut.Menurut rencana, jenazah Gus Yus akan dimakamkan pukul 14.00 WIB di pemakaman keluarga yang terletak di komplek pondok pesantren Darus Sholah, Jember. Yusuf Muhammad meninggal dalam usia 52 tahun dengan meninggalkan seorang istri, Ny Siti Rosidah dan orang dua putra. Maisng-masing M Zacki Audani kelas 2 SMA dan Muhammad Farid Aulavi yang berusia 4 tahun. Najmah Fairus salah seorang keponakan Gus Yus saat ditemui wartawan di komplek ponpes Darus Sholah menceritakan sosok almarhum selama hidupnya selalu mengutamakan kepentingan orang lain, ke manapun diundang selalu hadir dan tak menyusahkan. "Hidupnya di jalanan," katanya.Sebelum peristiwa terjadi, Gus Yus sempat kontak SMS terakhir dengan Najmah sekitar pukul 14 00 WIB. "Melalui SMS beliau mengirimkan pesam mengenai perkembangan muktamar NU di Solo, bahwa Kiai Sahal sudah bersedia dicalonkan kembali. Siapapun yang jadi mari kita dukung untuk kemaslahatan NU," tutur Najmah mengulang SMS dari Gus Yus."Saya mewakili keluarga pondok pesantren Darus Sholah meminta maaf kepada semua pihak atas kesalahan-kesalahan yang dilakukan Gus Yus sengaja atau tidak. Kami berharap Gus Yus mati sahid," kata Najmah. Sebelumnya, pada Jumat malam Sabtu lalu, Gus Yus sempat mengadakan Haul ibunya, Hajah Zainab Shidik di rumah Talangsari Jember. Dalam acara tersebut Gus Yus membagibagikan shodaqoh pada para keponakan maupun kiai-kiai. "Kenangan terakhir saat umroh bersama dengan keluarga saat ramadhan kemarin," kata Najmah.
(jon/)











































