Sahuri yang merupakan pemulung itu ditangkap warga Komplek Taman Gede, Jatirahayu, Pondok Gede, Bekasi pada Rabu (22/1) karena terpergok mencuri pelek dan tabung gas. Warga yang bisa meringkusnya kemudian memborgolnya, namun sahuri kabur dan menceburkan diri ke kali.
"Penyidik Polsek Makassar akan memeriksa mereka-meraka yang mengamankan korban waktu itu untuk memperjelas kasusnya," Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Minggu (26/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itulah yang sedang didalami penyidik. Kurang lebih ada 10-15 orang yang amankan warga. Kita mau memperjelas mulai dari TKP dia (Sahuri) mencuri sampai proses mengamankan sampai pelaku tercebur sungai," paparnya.
Sebelumnya, mayat Sahuri ditemukan mengambang di Kali Sunter, Makassar, Jakarta Timur, pada Kamis 23 Januari lalu. Dari hasil pemeriksaan, Sahuri adalah pelaku pencurian pemberatan yang mencuri velg dan tabung gas di rumah warga di Jalan Pangkalan Gede, Pondok Gede, Bekasi.
Sahuri kemudian ditangkap warga. Seorang warga bernama Didi yang memiliki borgol kemudian memborgol tangan Sahuri. Selanjutnya, menurut warga kepada polisi, saat itu warga memborgol Sahuri karena akan diserahkan ke aparat polisi.
"Dalam proses mau lapor ke polisi, dia (Sahuri) melarikan diri, lalu dia melompat ke sungai dan ditemukan sudah jadi jenazah di Makasar," katanya.
(mei/nal)











































