3 Korban Tewas di RS TNI AU Dibawa Pulang, 9 Masih Dirawat
Rabu, 01 Des 2004 07:03 WIB
Jakarta -
Tiga korban tewas akibat kecelakaan pesawat Lion Air yang berada di RS TNI AU Solo sudah dibawa pulang pihak keluarga untuk segera dimakamkan. Sementara sampai pukul 06.50 WIB, 9 korban luka masih dirawat di RS itu. Informasi yang didapatkan dari Kapten Prihatin, petugas RS TNI AU, saat dihubungi detikcom, Rabu (1/12/2004), tiga jenazah korban tewas sudah diambil pihak keluarga pada dini hari. Ketiga jenazah it, masing-masing u atas nama Sri Sugeng (Jogonalan, Klaten), Wiyanti Utami (Tasikmadu, Karanganyar), dan Nabila (Madiun). Nabila merupakan anak balita berusia dua tahun.Menurut Prihatin, jenazah yang diambil pertama kali oleh keluarganya adalah Sri Sugeng. Setelah itu, jenazah Nabila diambil keluarganya pukul 02.00 WIB. Dan terakhir sekitar pukul 03.00 WIB, jenazah Wiyanti diambil keluarganya. Prihatin menjelaskan, pada Selasa (30/11/2004) malam, jumlah korban pesawat Lion Air yang dibawa ke RS TNI AU sekitar 23 orang. "Sebagian sudah boleh pulang dan saat ini tinggal 9 orang yang masih dirawat," kata dia. Kesembilan korban yang masih dirawat adalah: 1. Muslihun (35), asal Lampung 2. Nasirun (29), asal Pacitan3. Sri Suharni (22), asal Batam4. Juminat (40), asal Batam5. Bambang (24), asal Jakarta6. Mohammad Efendi (56), asal Batam7. Iwan (39), asal Medan8. Prof Maidir (54), asal Padang9. Rosmeli (51), asal PadangPara korban mengalami luka sedang dan parah. "Tapi, untuk sementara ini, di antara korban tidak ada yang kritis," kata Prihatin. Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto pada dini hari tadi sempat menjenguk para korban luka ini. Kecelakaan pesawat Lion Air terjadi Selasa (30/11/2004) pukul 18.15 WIB di sekitar kompleks Bandara Adi Soemarmo. Pesawat jenis MD 82 berpenumpang 141 orang itu tergelincir saat akan mendarat dan membentur tiang bandara dan masuk ke sawah dan nyungsep ke pekuburan. Akibat kecelakaan ini, 31 orang tewas dan 61 orang luka.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































