Rumah-rumah penduduk yang terbakar itu berada di Kelurahan Kuala Silau Bestari, Kecamatan Tanjung Balai Utara, Tanjung Balai. Kawasan yang padat penduduk ini berada di tepian Sungai Asahan.
Keterangan yang diperoleh menyebutkan, api mulai menyala dari salah satu rumah penduduk sekitar pukul 07.30 WIB, Minggu (26/1/2014). Kondisi rumah warga umumnya terbuat dari kayu, ditambah lagi angin yang bertiup kencang membuat api dengan cepat merambat kemana-mana.
"Mobil pemadam payah masuk, sebab rumahnya berada di dalam gang sempit," kata Indra (30) salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian.
Dalam suasana yang sulit itu, api baru bisa dipadamkan dua jam kemudian, sekitar pukul 09.30 WIB. Dalam perhitungan sementara, setidaknya ada 150 rumah warga yang musnah dalam musibah ini.
Pihak kepolisian masih menyelidiki kejadian ini. Api diduga berasal dari salah satu rumah yang sedang ditinggal pemiliknya, namun pemicu api belum dapat dipastikan.
(rul/gah)











































