Jika di India ada Gandhi Center sebagai pusat tempat koleksi benda-benda bersejarah para pahlawannya, di Amerika Serikat (AS) juga berdiri Washington Center. Vietnam juga tak mau kalah, untuk mengabadikan koleksi benda-benda bersejarah negaranya termasuk para pahlawannya dibentuk Ho Chi Minh City Center.
Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Adalah Soekarno Center, meskipun keberadaannya baru didirikan pada tahun 2008, museum peninggalan benda-benda bersejarah milik Presiden RI pertama ini dibentuk untuk mengenang keberadaan Soekarno sebagai pahlawan yang pernah berjasa di Indonesia.
"Ini baru dibangun 2008, tujuannya kalau kita ke luar negeri kan ada Gandhi Center di India, di Filipina ada Ho Chi Minh City Center, di AS ada Washington Center, di Indonesia nggak ada. Nah, ini dibentuk untuk mengangkat para pahlawan kita," ujar Divisi Protokol Soekarno Center Wayan Supiartha saat berbincang bersama detikFinance di Soekarno Center Istana Mancawarna, Tampaksiring, Bali, Sabtu (25/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini masih tahap penyempurnaan. Ada 1000 meter lagi tanah di belakang, koleksi di sini baru 1% dari yang ada karena barang-barang masih banyak. Ini mau dibikin 3 lantai, bunker, dan dibuat stasiun infrared untuk pengamanan," cetusnya.
Dari pantauan detikFinance, koleksi benda-benda Soekarno ini antara lain foto-foto aktivitas kepresiden masa kepemimpinan Soekarno sebagai Presiden RI, berbagai senjata, mata uang RI zaman dulu, patung, lukisan, dan lain-lain. Untuk lebih lengkapnya cek saja di sini.
(drk/van)











































