Mereka merasakan gempa cukup kuat dan menyaksikan peralatan rumah tangga seperti kulkas, dispenser, juga peralatan rumah tangga lainnya yang tergantung di tembok dan dinding rumah bergoyang-goyang.
"Kaget, tadi sejenak malah diam menyaksikan kulkas yang bergoyang kencang dan saya pegang agar tak terjatuh", ujar salah seorang warga Garut Pepi (27), Sabtu (25/1/2014) kepada wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya langsung teriak-teriak agar seisi rumah cepat ke luar rumah ", ungkapnya.
Gempa tersebut terasa cukup lama sekitar 1 menit terjadi pada pukul 12.15 WIB. " Ya, cukup lama sekitar satu menit ", tambah Ali.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daetah (BPBD) Garut, Dikdik Hendrajaya menyatakan bahwa dari beberapa kecamatan di Kabupaten Garut yang merasakan gempa bumi menyatakan aman tidak ada kerusakan rumah.
"Untuk sementara masih aman belum ada laporan kerusakan, seperi warga Kecamatan Garut Kota, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Leles, Kadungora dan Kecamatan Banyuresmi ", ucapnya.
"Kami masih melakukan pendataan dari kecamatan lainnya siapa tahu ada kerusakan akibat gempa ", pungkas Dikdik.
(van/van)











































