Cerita Pendongeng Keliling yang Tempuh 12 Jam Tol Jakarta-Bandung

Cerita Pendongeng Keliling yang Tempuh 12 Jam Tol Jakarta-Bandung

Niken Widya Yunita - detikNews
Sabtu, 25 Jan 2014 11:40 WIB
Cerita Pendongeng Keliling yang Tempuh 12 Jam Tol Jakarta-Bandung
Jakarta - Sidik, seorang pendongeng keliling, tidak tahuTol Cipularang Km 72 arah Bandung macet karena ada jalan ambles. Akibatnya dia harus menempuh 12 jam dari Jakarta untuk mendongeng di kota Paris Van Java.

"Saya berangkat pukul 12.15 WIB dari Klender. Saya kebetulan bawa sopir. Kemudian masuk gerbang tol di Bintara, terus masuk Cikampek arah Bandung, dari mulai Tambun kecepatan kendaraan 20-30 km/jam," ujar Sidik, dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (25/1/2014).

Menurut Sidik yang memiliki julukan 'Pendongeng Keliling Nusantara' itu, kemacetan mulai beranjak parah di 2 km sebelum Gerbang Tol Cikarang. Bahkan lalu lintas nyaris berhenti saat mendekati gerbang Tol Cikarang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sidik sempat mengira setelah melewati gerbang tol itu akan lancar. Namun perkiraan dia meleset.

"Meski di Cikarang mesin mobil sudah dihidupkan dinyalakan, jajan tahu, ternyata setelah Cikarang masih di situ juga," kata Sidik yang akan mengdongeng di suatu mal di Bandung siang ini.

Kemudian, arus kendaraan ke arah Bandung 'dibuang' via Cikampek, arah Purwakarta. Sidik pun keluar dari gerbang Tol Cikampek, sekitar pukul 19.30 WIB dan sempat istirahat di peristirahatan untuk menunaikan salat. Perjalanan diteruskan sekitar pukul 20.00 WIB, dengan kondisi macet parah.

"Beberapa kali mesin mobil dimatikan karena jalur mati total," ucap Sidik.

Beberapa personel TNI sekitar pukul 11.00 terlihat mengatur lalu lintas di Purwakarta. Personel TNI itu mengenakan helm. Terlihat juga sekitar 2 polisi di Tol Cikampek.

Akhirnya, setelah dengan susah payah, Sidik tiba di Bandung setelah keluar Tol Buah Batu sekitar pukul 01.00 WIB, hari Sabtu (25/1/20143) ini. Dia pun menginap di sebuah hotel di Jalan Pelajar Pejuang, Bandung.

"Sebuah drama perjalanan terlama bagi saya selama ini," tutur Sidik.



(nwy/nwk)


Berita Terkait