Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Andika Perkasa mengatakan, senajata laras panjang yang disita itu adalah jenis SS-1 dengan nomor senjata 100580.
"Setelah dilakukan identifikasi, senjata SS-1 tersebut adalah milik TNI AD yaitu Pratu Laode Alwi, anggota Yonif 753 yang ditembak kelompok radikal bersenjata di depan Toko Tifa Jaya, Pasar Mulia, Puncak Jaya, pada 8 Maret 2012, dengan amunisi 30 butir," ujar Andika dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Jumat (24/1/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pihaknya telah melakukan identifikasi terhadap anggota kelompok radikal bersenjata yang tewas dalam penyergapan tersebut. Salah satunya diketahui bernama Yendenak Telenggeng.
"Dua orang lagi tidak diketahui identitasnya," kata Andika.
(jor/spt)










































