Di Ferien Messe Austria Raja Ampat Jadi Primadona Ekowisata

Laporan dari Wina

Di Ferien Messe Austria Raja Ampat Jadi Primadona Ekowisata

Eddi Santosa - detikNews
Jumat, 24 Jan 2014 22:27 WIB
Di Ferien Messe Austria Raja Ampat Jadi Primadona Ekowisata
Wina - Preferensi berlibur masyarakat maju dan makmur seperti warga Austria cenderung beralih ke alam, meninggalkan kehidupan moderen barang sejenak, melepas stres, bersenang-senang dalam lingkungan hijau segar nan menantang.

Indonesia melalui KBRI/PTRI Wina memanfaatkan peluang ini dengan mempromosikan destinasi wisata alam pada pameran pariwisata tahunan Ferien Messe Wien 2014 di Messe Wien Congress and Exhibition Center, Wina, Austria (16-19 Januari 2014).

Bagi Indonesia, Austria dengan paritas daya beli per kapita US$42.408 merupakan pasar pariwisata sangat menjanjikan. Data Statistics Austria menunjukkan, sebanyak 5,4 juta penduduk usia 15+ dari total 8,4 juta jiwa penduduk negara ini melakukan perjalanan liburan sebanyak 18 juta kali per tahun, 49,9% di antaranya adalah perjalanan liburan ke luar negeri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan tema ecotourism, Indonesia pada ajang promosi pariwisata terbesar di Austria dan salah satu terbesar di kawasan Eropa, khususnya Eropa Tengah dan Timur, ini mencoba merebut ceruk 49,9% itu dengan mengetengahkan primadona wisata laut Raja Ampat yang ternyata menyedot perhatian luas.

Disusul Togean, Wakatobi, Pulau Komodo, konservasi orang utan Tanjung Puting dan Bukit Lawang, kawasan pelatihan gajah di Way Kambas, Taman Nasional di Ujung Kulon dan Kerinci, serta berbagai desa wisata di Jawa Barat dan Yogyakarta.

Destinasi-destinasi eksotik tersebut ditampilkan melalui video dan dalam bentuk brosur-brosur di Paviliun Indonesia.

"Tema ekowisata sengaja dipilih untuk mendukung wisata alam di Indonesia sebagai model wisata yang bertanggungjawab terhadap lingkungan dan lebih langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat," terang Korfungsi Pensosbud Counsellor Dody Kusumonegoro.

Paviliun Indonesia menarik perhatian pengunjung karena keunikan tampilannya yang didukung oleh promosi kuliner berupa penyajian nasi tumpeng serta pagelaran seni budaya tradisional Indonesia oleh Vocal Group Pelajar Indonesia di Austria yang membawakan lagu-lagu dan tari-tarian daerah.

Pengunjung terlihat sangat mengapresiasi penampilan Tari Keser Bojong (Jawa Barat), Tari Cendrawasih (Bali) dan Tari Puspanjali (Bali) yang dibawakan oleh dua pelajar Austria Frederika Konrad dan Nevena Ugrenovic. Baik Frederika maupun Nevena adalah alumnus program beasiswa Darmasiswa dan Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI).

Pameran Ferien Messe Wien ini diikuti oleh 750 exhibitor dalam dan luar negeri Austria dan selama empat hari penyelenggaraan telah tercatat jumlah pengunjung sekitar 148.000 orang.

Tercatat ada 6 exhibitor dari perwakilan asing yakni Indonesia, Afrika Selatan, Turki, Swedia, Kuba dan Namibia, sedangkan exhibitor lainnya merupakan travel agent, tour operator dan badan parwisata nasional dari 70 negara di dunia.

"2014 merupakan tahun keempat KBRI/PTRI Wina berperanserta dalam Ferien Messe Wien. Melihat antusiasme cukup tinggi dari para pengunjung mengenai paket ekowisata ke Indonesia, menunjukkan peluang baik untuk merebut pasar pariwisata Austria," demikian Dody. (es/es)


Berita Terkait