4 Nama dari 10 Orang Korban Tewas Lion di Yarsis
Selasa, 30 Nov 2004 20:53 WIB
Solo -
Jumlah korban tewas sementara kecelakaan Lion Air jenis MD-82 di Bandara Adi Sumarmo, Solo, Selasa (30/11/2004) pukul 18.15 WIB yang berada di RS Yarsis 10 orang. Dengan demikian, ditambah 2 orang korban tewas di RS Panti Waluyo, total korban tewas sementara berjumlah 12 orang. Dari 10 orang korban tewas, baru 4 orang yang teridentifikasi. Mereka adalah Rafikon Ali, Ongko Tikno Wijoyo, Jefri Edison dan Agatha yang berusia 10 bulan. Sementara data kepolisian, Selasa (29/11/2004) menyebutkan sebanyak 23 orang mengalami luka berat dan ringan. Dari 23 korban luka itu, 18 diantaranya telah teridentifikasi. Untuk diketahui, pesawat Lion Air dari Jakarta itu tergelincir dan masuk ke sawah di Bandara Adi Sumarno, Solo, Jawa Tengah, Selasa (30/11/2004) pukul 18.15 WIB. Situasi di Bandara Adi Sumarno Solo, malam ini diwarnai ketegangan. Banyak para penjemput yang belum bertemu dengan keluarga. bahkan beberapa orang tampak menjerit menangis karena tak menemukan keluarganya.Haji Bakar Ali, Ketua Tanfidziah PWNU Riau yang menjadi penumpang menuturkan kepada detikcom, pesawat sebetulnya sudah mendarat dengan mulus. Namun sampai menjelang landasan pacu habis, laju pesawat tak berhenti, dan akhirnya menabrak dinding dan nyebur ke sawah."Saat itu saya melihat asap dalam pesawat, terus saya memecah kaca jendela. Penumpang yang lain banyak yang mengikuti. Terus saya melompat ke sawah," tutur Bakar Ali.Penumpang lain bernama Ely melihat bagian pesawat bagian bawah retak akibat terperosok. "Pokoknya ngeri. Banyak orang menjerit," tambahnya.Salah seorang kru Lion Air mengatakan penumpang diperkirakan berjumlah 146 orang. "Beberapa orang yang mengalami luka serius telah dibawa ke RS Yarsi," tambahnya.Istri Ketua PBNU Andi Djamaro juga ada dalam pesawat tersebut menuturkan, ketika pesawat bernomor penerbangan JT 538 itu akhirnya berhenti, semua penumpang yang selamat buru buru keluar melalui pintu darurat tengah. Ia sendiri juga meloncat ke sawah. "Kita semua langsung turun lewat sayap. Ya hanya luka ringan kena goresan. Kemudian berjalan kaki 50 meter ke bandara. Kami kuatir pesawat akan meledak," katanya.
(rif/)










































