"Adanya SMS ancaman bom ini tetap kita selidiki dan cari pelakunya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/1/2014).
Rikwanto mengatakan, ancaman bom yang dikirim menggunakan nomor telepon seluler itu masuk ke SMS Center Polda Metro Jaya pada pukul 14.15 WIB siang tadi. Dalam SMS itu, si pengirim mengancam akan meledakkan bom dalam sebuah ransel besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanpa menyepelekan isi ancaman itu, pihak kepolisian langsung menindaklanjutinya dengan mengirimkan tim Gegana dari Brimob Polda Metro Jaya. Enam orang anggota Gegana diturunkan ke lokasi untuk menyisir adanya bom.
"Penyisiran dimulai dari lantai atas untuk mencari benda yang dimaksud melalui SMS tersebut," ungkapnya.
(mei/aan)










































