Kecelakaan Lion, 10 Orang Tewas
Selasa, 30 Nov 2004 20:37 WIB
Jakarta - Dua orang korban tewas Pesawat Lion Air jenis MD-82 yang tergelincir di Bandara Adi Sumarmo, Solo, Selasa (30/11/2004) pukul 18.15 WIB dibawa ke RS Panti Waluyo. Lima 5 korban lainnya masih menjalani perawatan. Korban tewas di RS YARSIS dari 7 menjadi 8 orang. Dengan demikian, jumlah korban tewas sementara 10 orang.Menurut data RS Panti Waluyo, dua korban tewas itu adalah Sri Murni dan seorang bayi berumur 1 tahun yang belum diketahui namanya. Sedangkan 5 orang korban luka lainnya adalah David, Panji, Latifah, Maria Margiasi dan seorang anak yang belum diketahui namanya. "Seorang anak menderita luka, namun selamat," ujar Ambar, salah seorang petugas RS ketika dihubungi detikcom, Selasa (30/11/2004). Untuk diketahui, pesawat Lion Air jurusan Jakarta-Solo tergelincir dan masuk ke sawah di bandara Adi Sumarno, Solo. Situasi di Bandara Adi Sumarno, malam ini diwarnai ketegangan. Banyak para penjemput yang belum bertemu dengan keluarga. Bahkan beberapa orang tampak menjerit menangis karena tak menemukan keluarganya.Haji Bakar Ali, Ketua Tanfidziah PWNU Riau yang menjadi penumpang menuturkan kepada detikcom, pesawat sebetulnya sudah mendarat dengan mulus. Namun sampai menjelang landasan pacu habis, laju pesawat tak berhenti, dan akhirnya menabrak dinding dan nyebur ke sawah."Saat itu saya melihat asap dalam pesawat, terus saya memecah kaca jendela. Penumpang yang lain banyak yang mengikuti. Terus saya melompat ke sawah," tutur Bakar Ali.Penumpang lain bernama Ely melihat bagian pesawat bagian bawah retak akibat terperosok. "Pokoknya ngeri. Banyak orang menjerit," tambahnya.Salah seorang kru Lion Air mengatakan penumpang diperkirakan berjumlah 146 orang. "Beberapa orang yang mengalami luka serius telah dibawa ke RS Yarsi," tambahnya.
(rif/)











































