Cerita Briptu Ruslan Saat Ditembak Kawanan Pencuri Motor

Cerita Briptu Ruslan Saat Ditembak Kawanan Pencuri Motor

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 24 Jan 2014 08:20 WIB
Cerita Briptu Ruslan Saat Ditembak Kawanan Pencuri Motor
Jakarta - Dor! Sebutir timah panas mengenai paha Briptu Ruslan Kusuma, Jumat (16/9/2013) lalu. Saat itu, dia tengah mencuci motor Kawasaki Ninja 250 CC miliknya di 'Arema Car Wash', Jalan Pekapuran, Tapos, Cimanggis, Depok.

Anggota Sabhara Baharkam Polri itu tidak pernah menyangka akan ditembak kawanan perampok. Apalagi sebelum tiba di tempat cuci motor itu, ia tidak pernah merasa curiga telah dibuntuti 4 kawanan pelaku yang berboncengan dengan 2 motor, ketika keluar dari mulut gang rumahnya. Jarak dari rumah ke tempat cuci motornya hanya 500 meter.

"Saya nggak sadar diikuti. Mungkin pas keluar dari gang rumah, mereka baru bisa ngikutin saya. Soalnya rumah saya di dalam gang," kata Briptu Ruslan, Jumat (24/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat tiba di tempat cuci motor, Ruslan langsung memarkirkan motornya. Saat itu, anak kunci motor belum dilepas dari kunci kontaknya. Tiba-tiba, sebuah motor berhenti di jalan di depan tempat cuci motor. Satu pelaku bernama Sukur, langsung menghampirinya.

"Dia (Sukur) langsung merampas motor saya, lalu saya mencoba mempertahankannya," katanya.

Dengan modal kemampuan bela diri yang diterapkan selama pelatihan selama ia menjadi anggota polisi, Ruslan berduel dan berharap bisa mengalahkan pelaku. Namun peluru mengalahkannya dengan cepat.

"Saya tertembak di bagian paha. Sampai sekarang suka ngilu," imbuhnya.

Sebutir peluru menembus pahanya. Setelah mendapatkan sebutir peluru, Ruslan pun roboh. Namun, dalam keadaan kesakitan, Ruslan masih bisa berpikir sehat.

"Yang saya ingat begitu tertembak itu saya nyari handphone sama tambang," ucapnya.

Ruslan langsung merogoh telepon genggamnya saat itu untuk menghubungi kakaknya bahwa ia tertembak. Sementara tambang, ia gunakan untuk mengikat pahanya.

"Supaya tidak terjadi pendarahan," pungkasnya.

Warga yang tengah berada di tempat cuci motor itu kemudian membantu mengevakuasi Ruslan ke rumah sakit. Ruslan diangkut sebuah angkutan umum ke Rumah Sakit Medistra Depok dan selanjutnya dirujuk ke RS Polri.

Tiga pelaku pencurian motor yang menembak Ruslan ini akhirnya dibekuk. Dua dari tiga pelaku yang dibekuk adalah perampok minimarket di Depok dan Bekasi, ditangkap pada Desember 2013 lalu. Sementara satu orang lainnya dibekuk di Sukabumi, pada pekan lalu.

(mei/rmd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads