2 Polisi 'Preman' Gagalkan Upaya Perampokan Terhadap Mahasiswa UI di GBK

2 Polisi 'Preman' Gagalkan Upaya Perampokan Terhadap Mahasiswa UI di GBK

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Jumat, 24 Jan 2014 05:35 WIB
Jakarta - Aksi dua polisi ini patut diacungi jempol. Langkah sigap keduanya berhasil menggagalkan upaya perampokan yang dialami dua mahasiswa UI di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Peristiwa perampokan tersebut dialami Rizky Pratama bersama seorang temannya usai mengunjungi sebuah acara di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (23/1/2014) sekitar pukul 17.30 WIB.

Rizky menuturkan, saat melintas di kawasan GBK, tiba-tiba saja 4 orang berpakaian preman dan bertato menghampiri keduanya. Mereka menghentikan langkah Rizky dan temannya. Salah seorang pelaku menuduh keduanya telah melakukan penusukan terhadap rekan para pelaku.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Orang itu bilang, 'Mas tahu enggak kejadian orang dipukul di sini kemarin, itu adik saya. Jangan-jangan kamu ya pelakunya'. Mereka curiga sama saya, sama teman saya. Yang satu pura-pura tanya sama yang lain, 'ya ini orangnya, iya iya ini orangnya'," ujar Rizky menggambarkan kejadian yang dialaminya.

Lalu para pelaku memaksa korban dan temannya untuk membuka tas. Para pelaku beralasan untuk memastikan tidak ada senjata tajam yang dibawa korban, agar mereka juga tidak disakiti oleh rekan-rekan pelaku yang tersebar di sekitar GBK.

"Mereka buka-buka kantong saya, tas saya. Mereka mau pastikan saya enggak bawa alat-alat tajam. Mereka seperti mau nakut-nakutin," ucap Rizky.

Rizky melanjutkan, dirinya dilarang beranjak menjauh dari lokasi oleh para pelaku. Para pelaku menyeru korbannya untuk tenang sambil mengajak jalan.

"Saya sudah mulai curiga kalau mereka penjahat. Saya mau lari ke mana, enggak boleh sama mereka. 'Santai aja kalau enggak salah jangan takut', begitu kata mereka," lanjut mahasiswa jurusan teknik UI ini.

Beruntung, tak lama setelah itu 2 orang polisi berpakaian biasa datang menolong keduanya. Kedatangan dua polisi itu sempat mengejutkan keempat pelaku. Seorang pelaku berhasil melarikan diri, sementara tiga pelaku lainnya tak sempat kabur lantasan diancam timah panas oleh polisi.

"Setelah itu saya dengar tembakan. Mereka kaget, saya juga kaget. Polisi itu enggak pakai seragam, pakaian biasa saja. Mereka menolong saya. Ketiga pelaku langsung diamankan ke pos polisi GBK, selanjutnya dibawa ke Mapolsek Metro Tanah Abang," imbuh Rizky.

Belakangan, kedua polisi tersebut diketahui merupakan anggota buser Polsek Tanah Abang yang tengah berpatroli. Keduanya bernama Brigadir Taufan dan Brigadir Najib.

Rizky mengungkapkan, saat pemeriksaan di kantor polisi, salah seorang polisi menuturkan modus kejahatan seperti yang dialaminya sudah sering terjadi di kawasan GBK. Namun setiap kali melakukan pengecekan di lapangan, polisi selalu nihil menangkap pelaku.

"Kata polisi itu, saya sudah dipantau dari jauh. Dan ternyata benar, saya menjadi korban. Mereka langsung bergerak menolong saya. Kata Brigadir Najib, sudah banyak yang melapor dirampok dengan modus seperti ini di GBK. Besok (hari ini), korban-korban yang melapor akan dipanggil ke Polsek untuk dikonfirmasi dengan pelaku," tuturnya.

Ketiga pelaku yang ditangkap bernama Asep, Ardi dan Aris. Sementara seorang lagi masih diburu tim buser.

(rmd/vid)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini