Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) langsung menghubungi Kepala Unit Pelaksana (UP) TransJakarta Pargaulan Sibutar Butar begitu mendapat kabar pelecahan seksual penumpang bus TransJ. Ahok berencana menambah tenaga medis terutama di halte yang ramai.
"BBM Pak Sibutar Butar," kata Ahok kepada stafnya di Balai Kota, Kamis (23/1/2014).
Ahok mengatakan bahwa sanksi yang akan diberikan kepada petugas halte bus TransJ pelaku pelecehan seksual telah jelas, pemecatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan pihaknya memang sedang merencanakan pemecatan sejumlah personel di UP TransJ. Karena itu, para pegawai yang banyak bisa dikendalikan.
"Kita baru mau pecat banyak kok. Kita 6 ribu lho pegawai TransJ. Kebanyakan, pegawai begitu banyak. Nggak tahu di mana posisinya," jelas Ahok.
(/mad)










































