Sidang Cekcok Sampah, Hakim Minta Jaksa Hadirkan Saksi Netral

Sidang Cekcok Sampah, Hakim Minta Jaksa Hadirkan Saksi Netral

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Kamis, 23 Jan 2014 16:05 WIB
Sidang Cekcok Sampah, Hakim Minta Jaksa Hadirkan Saksi Netral
Jakarta - Hampir empat jam lebih hakim pengadilan negeri Jakarta Timur mendengarkan keterangan saksi kasus cekcok sampah yang berakhir penganiayaan. Sidang selanjutnya hakim meminta jaksa untuk menghadirkan saksi independen dalam peristiwa tersebut.

"Sidang hari ini kita lanjutkan minggu depan dengan agenda yang sama, pukul 10 pagi sampai terlambat. Sekalian jaksa tadi kita dengarkan kesaksian dari Yusnina ada saksi yang melihat kejadian, saya kira itu saksi satu-satunya yang independen," ujar ketua hakim persidangan, Fetriyanti di pengadilan negeri Jakarta Timur, Kamis (23/1/2013).

Dalam persidangan tadi, Yusnina memberikan keterangan bahwa ada saksi lain selain suaminya dan suami Yayan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya minta dihadirkan Supriyatna, buat warga jangan ada dukung mendukung, di sini kita menegakan hukum untuk cari kebenaran," imbuh hakim.

Dipersidangan sempat tersiar kabar kalau saksi Supriyatna tidak dapat ikut ke persidangan karena mendapat intimidasi. Menurutnya intimidasi tersebut datang dari kubu yang mendukung Yayan.

"Ingat ya, untuk warga juga yang ikut-ikut bela ini itu, jangan ada yang mengintimidasi," tuturnya.

Fetriyanti mengatakan kalau tindakan intmidasi merupakan salah satu tindak pidana. Hal itu bisa diproses oleh kepolisian.

"Kalau sampai ada intimidasi nanti saya sendiri yang akan laporkan ke polisi. Jadi sidang selanjut diadakan Kamis Minggu depan pukul 10.00 WIB, jangan ada yang terlambat seperti hari ini karena banyak sidang yang mengantri juga," imbuh.

Rencana dalam sidang selanjutnya selain Supriyatna yang diminta hakim untuk hadir. Pengacara Yayan, Taufik Basari meminta dihadirkan juga saksi tambahan.

"Ya sudah boleh, tapi jangan sekampung kaya gini, tutup hakim.

(edo/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads