Komandan Kodim (Dandim) 0203/Langkat Letnan Kolonel Inf Tri Saktiyono menyatakan, dugaan sementara bom itu sudah tidak aktif. Tetapi kepastian baru akan diperoleh setelah materialnya diperiksa oleh tim Peralatan Daerah Militer (Paldam) I/Bukit Barisan.
"Sepertinya tidak aktif, karena sumbunya sudah tidak ada. Tetapi nanti akan diperiksa oleh Paldam untuk kepastian aktif atau tidaknya. Sudah dikoordinasikan dengan Paldam," kata Tri kepada wartawan, Rabu (22/1/2014) di Binjai, Sumatera Utara (Sumut).
Bom zaman silam itu panjangnya sekitar 80 sentimeter dan diameternya sekitar 20 sentimeter. Bahan peledak itu ditemukan secara tidak sengaja pada hari ini.
Bermula ketika seorang warga bernama Mansur saat membongkar pagar rumahnya yang berada di Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Binjai. Ternyata ditemukan material besi besar. Temuan itu lalu dilaporkan ke pihak berwenang, dan akhirnya personel Kodim turun ke lokasi dan membawa bom itu ke markas Kodim di Binjai.
(rul/rvk)











































