Warga Surabaya Rebutan Ikan Mabuk di Kali Mas

Warga Surabaya Rebutan Ikan Mabuk di Kali Mas

- detikNews
Selasa, 30 Nov 2004 15:32 WIB
Surabaya - Kali Mas yang membelah kota Surabaya dipadati masyarakat. Gara-garanya, ikan-ikan yang hidup di sepanjang sungai itu pingsan. Ikan-ikan itu pun terdampar di pinggir sungai. Warga kemudian berebut ikan-ikan yang sedang mabuk itu. Peristiwa ini sebenarnya sudah terjadi sejak pagi, Selasa (30/11/2004). Namun, ketika matahari semakin condong ke barat, ikan-ikan itu makin banyak yang pingsan. Karena itu, makin sore makin banyak masyarakat yang beramai-ramai mencebur ke sungai itu untuk menangkap ikan-ikan itu. Warna air sungai yang kehitam-hitaman bukan halangan bagi masyarakat untuk berebut ikan. Arus sungai yang cukup deras juga dinilai bukan rintangan. Masyarakat yang berebut ikan ini terdiri dari segala lapisan, ada pedagang kaki lima, pemulung, pengasong, tukang becak, dan juga PNS, baik tua maupun muda. Banyak juga pengendara sepeda motor yang menghentikan kendaraannya dan ikut berebut ikan itu. Pukul 15.20 WIB, situasi di sepanjang Kali Mas itu makin tampak ramai. Yang paling ramai di Jl. Yos Sudarso, dekat gedung DPRD II Surabaya. Kawasan Ketabang Kali dan Ngagel juga sudah penuh dengan massa.Masyarakat menggunakan peralatan seadanya untuk menangkap ikan-ikan tersebut. Ada yang membawa jaring, jala, serok penggoreng, tempat sampah, dan lain-lain. Pengambilan ikan itu juga tidak terlalu sulit, karena ikan sudah berada di pinggir sungai. Masyarakat juga tampak membawa plastik kresek, karung, dan lain-lain untuk menyimpan ikan-ikan tersebut. "Mumpung gratis mas. Kalau gak sekarang, kapan lagi saya bisa makan ikan," kata seorang seorang pemuda yang membawa alat penyerok. Ikan-ikan yang pingsan itu antara lain ikan Mujair, ikan Nila, dan ikan Mas. Ikan itu berukuran cukup besar, rata-rata setelapak tangan orang dewasa.Sejumlah orang yang sudah mendapatkan ikan-ikan itu tampak menjualnya kepada para pengendara mobil. Ikan Mujair seplastik kresek ukuran sedang dijualnya dengan harga Rp 20 ribu. Bahkan ada yang menawarkan Rp 15 ribu. "Lumayan bisa nambah penghasilan," kata salah seorang di antara mereka. Ikan-ikan ini pingsan dan mabuk diduga karena dibukanya pintu air di Jagir dan Kayun. Sebelumnya, pintu air di Gunungsari juga sudah dibuka pada pagi hari. Beberapa waktu lalu sebelumnya, sungai Kali Mas ini memang sering ditanami bibit-bibit ikan, baik oleh pemerintah maupun LSM-LSM yang peduli lingkungan. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini