"Sekarang sudah relatif normal, kendaraan bisa jalan tapi merambat," kata Marzuki saat dihubungi detikcom, Rabu (22/1/2014), pukul 16.00 WIB.
Untuk menuju Semarang dari Jepara, ada dua akses jalan. Akses pertama melalui Kecamatan Welahan menuju Demak. Akses kedua melewati Kecamatan Mayong menuju Kudus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan akses dari Jepara menuju Semarang melewati Kudus terhambat banjir di Jalan Raya Kudus-Demak. Genangan air cukup tinggi, sehingga kendaraan tidak bisa melintas. Arus lalu lintas di jalan ini lumpuh.
Marzuki sempat mengalami sendiri putusnya jalur ke arah Jepara. Dia tak bisa kembali ke wilayahnya sepulang dari Semarang sehingga harus berputar-putar mencari jalan.
"Solusinya nanti setelah banjir semua akan kita inventarisir. Kita akan tangani walaupun nanti tentunya tak bisa tangani dari APBD Jepara sendiri, kita minta gubernur sampai presiden," tegasnya saat ditanya soal solusi agar insiden ini tak terjadi lagi.
Banjir ini terjadi sejak Selasa (21/1) kemarin. Petugas mengimbau jika ada warga yang membutuhkan pertolongan evakuasi, bisa menghubungi Basarnas Kantor SAR Semarang (024) 7629192, (024) 7629189, (024) 7628345.
(mad/asy)










































