Ahok akan Copot Pejabat Eselon II yang Terlibat Kecurangan Lelang Kepsek

Ahok akan Copot Pejabat Eselon II yang Terlibat Kecurangan Lelang Kepsek

Indah Mutiara Kami - detikNews
Rabu, 22 Jan 2014 16:05 WIB
Ahok akan Copot Pejabat Eselon II yang Terlibat Kecurangan Lelang Kepsek
Basuki Tjahaja Purnama
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) segera mengambil tindakan tegas terkait dugaan adanya praktik kecurangan dalam tes lelang jabatan kepala sekolah. Pejabat eselon II segera dicopot.

"Ganti, kita mau ganti eselon II. Kita tidak tunggu pensiun. Pecat orang sekarang," kata pria yang akrab disapa Ahok ini di Balai Kota DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Rabu (22/1/2014).

Menurut Ahok, proses penggantian ini akan dilakukan setelah RAPBD 2014 disahkan. Ia juga mengisyaratkan bahwa keputusan tersebut bisa diambil lebih lama, tergantung dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak Gubernur siapa tahu kasih pertobatan dulu sebulan dua bulan," ujar Ahok sambil tertawa.

Pejabat eselon II terkait lelang jabatan kepala sekolah adalah Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto.

Taufik sebelumnya sudah mengaku siap untuk kehilangan jabatannya bila dugaan kecurangan dalam proses lelang jabatan kepala sekolah (kepsek) terbukti.

"Saya percayakan semua keputusan pada atasan saya. Dan terutama saya percayakan sepenuhnya pada Yang Maha di atas sana," ujar Taufik, Minggu (22/12/2013).

Ketiga organisasi guru yakni Federasi Serikat guru Indonesia (FSGI), Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI), dan Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ) melaporkan adanya kecurangan dalam ujian lelang Kepsek pada 13-14 Desember lalu.

Kecurangan itu antara lain bocornya soal tes lelang jabatan kepsek, diskriminasi oleh Disdik dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) DKI, inkonsistensi kebijakan Kadisdik DKI Jakarta dan gratifikasi dalam pelatihan tes seleksi lelang jabatan.




(fdn/fdn)


Berita Terkait