Jalan Penghubung Jateng-Jatim di Karanganyar Putus Tertimbun Longsor

Jalan Penghubung Jateng-Jatim di Karanganyar Putus Tertimbun Longsor

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 21 Jan 2014 20:31 WIB
Jalan Penghubung Jateng-Jatim di Karanganyar Putus Tertimbun Longsor
Jalan tembus yang menghubungkan Jateng dan Jatim Terhalang Longsor (Dok. Komisi D Provinsi Jateng)
Semarang - Jalan tembus penghubung Jawa Tengah dan Jawa Timur di Gondosuli, Tawangmangu, Karanganyar, terputus karena bukit yang longsor. Akibatnya warga harus melintasi jalan lain yang lebih jauh.

Anggota Komisi D DPRD Provinsi Jateng Hadi Santosa mengatakan jalan tersebut menghubungkan Karanganyar dan Magetan. Jalan itu membelah bukit yang berada di sana.

"Pembangunannya tahun 2008-2009 lalu. Dan ini sudah menutup jalan dari hari Senin (20/1) siang kemarin," kata Hadi saat dihubungi detikcom, Selasa (21/1/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menambahkan pihaknya sudah menghubungi Bina Marga untuk segera melakukan penanganan. Menurut Hadi, konstruksi jalan sudah benar, hanya saja tebing yang berada di sisi jalan memang cukup berbahaya.

"Longsor akibat curah hujannya tinggi. Sebenarnya jalannya tidak apa-apa, hanya tebingnya itu yang berbahaya," tandas Hadi.

Selain jalan tembus itu, lanjut Hadi, jalan provinsi yang rusak akibat curah hujan yang tinggi berada di berbagai wilayah di Jateng contohnya Purworejo-Kebumen, Batang-Pekalongan, Sragen-Karanganyar, Pati-Blora, dan beberapa titik di jalur Pantura. Kerusakan jalan rata-rata berupa lubang sehingga membahayakan pengguna jalan.

"Di Batang itu juga ada, lubangnya kedalamannya macam-macam, dari 10 cm, bahkan 20 cm. Kami juga dapat laporan ada kecelakaan motor akibat lubang-lubang itu," ujarnya.

Ia pun berharap agar Bina Marga segera melakukan perbaikan di Jalan Provinsi tersebut karena membahayakan pengguna jalan dan sering juga menyebabkan kemacetan.

"Jangan lama-lama menunggu lelang, intensitas hujan turun, dan sebagainya. Dana Rp 900 miliar di Bina Marga diharapkan bisa segera disalurkan," tegasnya.

(alg/tor)


Berita Terkait