Musim Kampanye Saipul Jamil Pasang Tarif Tinggi

Fenomena Politik Dangdut

Musim Kampanye Saipul Jamil Pasang Tarif Tinggi

- detikNews
Selasa, 21 Jan 2014 16:34 WIB
 Musim Kampanye Saipul Jamil Pasang Tarif Tinggi
Saipul Jamil. (Foto-detikcom)
Jakarta - Pedangdut Saipul Jamil berani memasang tarif tinggi saat dikontrak oleh partai politik untuk kampanye. Pria berusia 33 tahun itu mengklaim memiliki sudah memiliki pengalaman yang banyak untuk urusan kampanye, baik pemilu maupun pemilihan kepala daerah.

Dia mengaku sejak tahun 2002 sudah diminta tampil dalam berbagai kampanye. Bahkan Saipul mengklaim nama besarnya mampu mendatangkan ribuan massa ke arena kampanye. Dengan alasan itulah dia berani memasang tarif tinggi bagi parpol yang berminat menggunakan jasanya.

Selain punya modal kemampuan, ia menilai wajar pasang harga tinggi karena panggung hiburan politik dianggapnya memiliki budget lebih besar dibandingkan dunia komersil. Dia menjamin, partai politik dan politisi yang memakai jasanya akan puas dengan penampilan dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Bukannya sombong ya. Ini kan beda dengan komersil. Jangan disamakan. Mereka juga ada kepentingan dan ini ada resiko. Saya juga harus bisa pikir dua kali,” kata Saipul saat ditemui detikcom di Pancoran, Jakarta, Senin (20/1) kemarin.

Berdasarkan pengalamannya, dia menyebut untuk satu titik lokasi dirinya dibanderol Rp 40 juta. Bahkan, ia mengaku pernah dihargai Rp 100 juta untuk satu titik lokasi. Angka ini melonjak tiga hingga empat kali lipat dibandingkan manggung reguler untuk komersial.

Dalam kampanye, setiap satu parpol, sedikitnya ia mendapat job di empat titik. Biasanya dalam satu titik, maksimal Saipul menyanyikan enam lagu dangdut. Hanya memang dia mengaku tawaran untuk manggung di arena kampanye menjelang pemilu 2014 ini agak menurun.

Saipul mengenang, lima tahun lalu, ia sudah punya banyak tawaran beberapa bulan sebelum Pemilu 2009. Sementara untuk pemilu tahun ini, ia tidak akan ekslusif pada satu partai saja. Dia akan fleksibel menerima tawaran dari partai manapun.

“Ada sih sekarang lumayan yang nawarin. Cuma masih negosiasi, belum deal. Saya enggak mau terikat ekslusif satu partai. Sanggup enggak mereka dengan penawaran saya. Kalau mereka mau ya nominal yang saya tadi,” kata penyanyi kelahiran Serang, 31 Juli 1980 itu.

Dia menargatkan pada pemilu 2014 ini bisa mendapat nilai kontrak empat hingga lima kali lipat dibandingkan panggung komersial. Ia yakin parpol tidak akan keberatan karena dirinya punya modal kemampuan.

Alasannya, Pemilu tahun ini punya tantangan lebih berat karena memulihkan citra parpol di mata masyarakat. Selain itu, parpol dianggap punya budget ekstra besar untuk kepentingan kampanye. Ia tidak menampik kalau ajang Pemilu adalah panen rezeki bagi pedangdut seperti dirinya.

“Saya sudah biasa tiga, empat kali lipat dibandingkan yang biasa. Siapa duluan yang tawarin, itu saya duluin. Saya ingin sih lima kali lipat. Jangankan lima kali lipat, berapa pun parpol itu mau kalau kualitas artis itu bisa narik banyak massa,” kata Saipul.

(erd/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads