SBY Batalkan Kunker ke Swiss untuk Berkunjung ke Sinabung

SBY Batalkan Kunker ke Swiss untuk Berkunjung ke Sinabung

Mega Putra Ratya - detikNews
Selasa, 21 Jan 2014 11:13 WIB
SBY Batalkan Kunker ke Swiss untuk Berkunjung ke Sinabung
Jakarta -

Presiden SBY diagendakan akan berkunjung ke Davos, Swiss, untuk menghadiri acara World Economy Forum (WEF) pada 22-25 Januari 2014. Namun kunjungan kerja (kunker) itu dibatalkan karena Presiden SBY lebih memilih meninjau korban bencana letusan Gunung Sinabung.

''Diputuskan tidak hadir karena Presiden lebih mengutamakan penanganan bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah di tanah air akhir-akhir ini,' ujar Jubir Presiden Julian Aldrin Pasha dalam pesan singkatnya, Selasa (21/1/2014). Menteri Keuangan Chatib Basri ditunjuk untuk untuk mewakili Indonesia hadir dalam acara tersebut.

Julian mengatakan Presiden SBY sangat diharapkan hadir di WEF Davos 2014, karena Professor Klaus Schwab, Pendiri dan Executive Chairman akan memberikan penghargaan kepada Presiden SBY. Penghargaan itu yakni: a Global Statesman Award, atas berbagai prestasi dan capaian selama 10 tahun memimpin Indonesia di kancah internasional khususnya dalam capaian ekonomi, kemanusiaan dan demokrasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

''Sebelum Presiden SBY, pada 2010, Presiden Luiz Inacio Lula da Silva dari Brazil dan sedikit pemimpin dunia yang pernah mendapatkan award yang sama,'' kata Julian.

Dalam rapat terbatas pembahasan penanganan bencana pagi ini, Presiden SBY mendengarkan laporan terkini tentang penanganan bencana di beberapa daerah dan Gunung Sinabung dari Kepala BNPB dan Kepala PVMBG serta Menko Kesra.

Presiden juga sempat menelepon langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Jambi, Plt Gubernur Maluku dan Gubernur Bengkulu untuk menanyakan bagaimana kondisi wilayah masing-masing dan upaya penanganannya.

''Presiden menerima laporan dari para gubernur bahwa sejauh ini pemprov dapat menangani bencana dengan baik dan belum memerlukan bantuan dari pemerintah pusat sebagaimana ditawarkan Presiden,''paparnya.

''Meskipun pemerintah provinsi/pemda yang terdepan dalam penanganan bencana, Presiden telah memerintahkan jajaran BNPB, TNI Polri untuk siap membantu bilamana terjadi bencana di mana pun," tuturnya.

(ega/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini