Sunyinya Perumahan Elite Kala Ditinggal Penghuni Mengungsi

Sunyinya Perumahan Elite Kala Ditinggal Penghuni Mengungsi

- detikNews
Selasa, 21 Jan 2014 00:58 WIB
Jakarta - Suasana sore hari yang senyap menyergap rumah-rumah di Pluit Permai Raya. Beberapa kompleks di rumah-rumah elite dan pertokoan memperlihatkan suasana sunyi tanpa kehidupan penghuninya.

Tampak beberapa orang mondar-mandir di jalan tergenang, beberapa yang lain duduk termangu menatap genangan yang tak kunjung turun. Di langit matahari hanya sesekali timbul dengan tenggelam oleh awan hitam yang menutupinya.

Tingginya genangan air menghilangkan keramaian yang biasanya ada di kawasan Pluit Permai. Beginilah kondisi banjir yang menyerang kawasan perumahan elite di Pluit saat hujan deras melanda Jakrta dalam seminggu ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu satpam perumahan Pluit Permai Raya yang masih setia mengamankan kompleks, Gunawan (40), mengatakan rumah sudah dari hari sabtu ditinggal penghuni mengungsi. Banjir dengan dalam 50 cm ini membuat beberapa penghuni lebih memilih mengungsi daripada hidup di rumahnya.

"Warga trauma takut seperti tahun lalu jadi sudah mulai ngungsi sejak hari Sabtu," kata Gunawan di Pluit Permai, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (20/1/2014).

Mini market di kompleks ini juga tutup karena terendam banjir. Menurut Gunawan, banjir di wilayah Pluit Permai tidak begitu tinggi, berbeda dengan Pluit Utara yang banjirnya bisa mencapai 1 meter lebih.

"Ya kalau di dekat pintu masuk Pluit Permai Raya masih 50 cm tinggi banjirnya, yang dalam banjirnya itu di jalan Pluit Murni dan jalan Permai Utara Raya dalamya bisa sampai 1 meter lebih dan mobil sudah nggak berani kesana," ujarnya.

Petugas keamanan Pluit Village, Akro (31), menambahkan tak hanya di rumah-rumah warga yang sepi, seperti halnya di pintu parkir timur Pluit Village juga terendam genangan yang mengakibatkan berkurangnya pengunjung. Meskipun lokasi parkir tergenang, aktivitas di dalam Pluit Village tetap berjalan.

"Biasanya warga Pluit Permai banyak yang ke Pluit Village, karena semua warga mengungsi ya jadi berkurang pengunjungnya," ujarnya.

Akro menuturkan, banjir mulai menerjang perumahan Pluit Permai Raya pada hari Jumat. "Awalnya genangan cuma setinggi 20 cm pada hari jumat, lama-lama banjir bertambah tinggi menjadi kisaran 50 cm sampai 1 meter lebih," terangnya.

Hingga kini hanya beberapa orang petugas keamanan dan beberapa warga yang masih tinggal yang tampak lalu lalang melewati kawasan perumahan Pluit Permai tepatnya di belakang Pluit Village. "Warga mungkin akan kembali ke rumahnya sebelum libur Imlek," tutup Akro.

(tfn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads